
Massa akan Datangi KPU

Jakarta, (ANTARA) - Massa yang mencapai sekitar 3000 orang akan mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jalan Imam Bonjol Nomor 29 Jakarta Pusat, terkait hasil verifikasi yang akan diumumkan pukul 13.00 WIB, kata Ketua Umum DPP Partai Buruh Sonny Pudjisasono. "Akan ada massa dari 14 parpol yang akan mendatangi KPU terkait hasil verifikasi faktual yang akan diumumkan siang ini," kata Sonny kepada ANTARA di Jakarta, Senin. Sonny menyebutkan parpol tersebut di antaranya Partai Buruh, Partai Kebangkitan Nasional Ulama, Partai Pengusaha Dan Pekerja Indonesia (P3I), Partai Damai Sejahtera (PDS), Partai Republik, Partai Karya Republik (Pakar), Partai SRI, Partai Kongres, Partai Nasional Republik (Nasrep). Kemudian, Partai Demokrasi Pembaruan (PDP), Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK), Partai Nasional Indonesia (PNI), Partai Nasional Indonesia Marhaenisme dan Partai Kedaulatan. "Rencananya gabungan 18 parpol dan 16 parpol akan kumpul di depan KPU," katanya. Dia menambahkan PDP sudah mengonfirmasi akan berkumpul menyikapi putusan rapat pleno verifikasi faktual. Sonny menjelaskan kedatangan massa yang mencakup ribuan orang dari berbagai parpol tersebut merupakan bentuk protes atas kinerja KPU yang dinilai tidak sesuai dengan undang-undang dan ketentuan yang berlaku. "Kami menilai kinerja KPU tidak profesional saat menguji verifikasi faktual," katanya.Curigai Kompromi Dia menyebutkan beberapa kasus yang dinilai tidak sesuai dengan petunjuk pelaksanaan verifikasi faktual di berbagai daerah. "KPU tidak mendatangi parpol, tetapi parpol dikumpulkan dalam satu hari karena terkendala masalah dana," katanya. Pihaknya juga mencurigai adanya kompromi dan transaksi mengingat sebagian besar parpol yang diprediksi lolos merupakan parpol yang ada di parlemen. Dia mengatakan pihaknya akan menggugat hasil putusan KPU ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) dan Mahkamah Konstitusi (MK). Sebelumnya, Komite Pemilih Indonesia (TEPI) juga memperkirakan sebanyak 10 parpol akan lolos verifikasi faktual yang diumumkan oleh KPU pada Senin, 7 Januari 2012. "Dari 16 parpol yang diverifikasi, hanya 10 parpol yang kemungkinan besar lolos," kata koordinator TEPI Jeirry Sumampow. Jeirry menyebutkan data tersebut terhimpun dari berbagai sumber, yaitu data dari KPU tingkat provinsi dan kabupaten-kota, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), pemberitaan lokal di tingkat provinsi dan kota, partai politik, media, aktivis serta relawan yang di lapangan. Dia juga menyebutkan dari 10 partai yang diperkirakan akan lolos verifikasi faktual , sembilan di antaranya merupakan partai yang saat ini berada di parlemen, yaitu Partai Demokrat, Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Kemudian, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Amanat Nasional (PAN) dan satu partai baru yakni Partai Nasional Demokrat (Nasdem). Sementara itu, enam parpol yang diprediksi tidak lolos verifikasi faktual di antaranya Partai Bulan Bintang (PBB) yang tidak lolos di empat provinsi, Partai Demokrasi Pembaruan (PDP)-21 provinsi, Partai Kesatuan dan Persatuan Indonesia (PKPI)-enam provinsi, Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB)-20 provinsi, Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN)-12 provinsi, dan Partai Persatuan Nasional(PPN)-6 provinsi. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
