
Kemlu Gelar Seminar Nasional "IORA" di Unand
Kamis, 4 Juni 2015 12:15 WIB

Padang, (Antara) - Kementerian Luar Negeri bersama Jurusan Hubungan Internasional Universitas Andalas (Unand) Padang, Sumatera Barat, menggelar seminar nasional tentang revitalisasi Keketuaan Indonesia dalam organisasi kumpulan negara di sekitar Samudera Hindia atau IORA 2015-2017 di Kampus Unand Padang, Kamis.
Direktur Bidang Kerja sama Intra Kawasan Asia Pasifik Afrika Kemlu-RI Benjamin Carnadi mengemukakan tujuan seminar ini adalah mengenalkan kepada masyarakat tentang isu kekinian yang terjadi di seputar Samudera Hindia yang menjadi poros IORA.
Dia menyebutkan seminar tersebut menghadirkan beberapa stakeholder yang memiliki kaitan dengan Kemaritiman mulai dari perwakilan Kemlu, Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar, Peneliti Kajian Politik LIPI, serta akademisi dari Unand, ucapnya.
Semua perwakilan tersebut menyampaikan segala pandangan dan pengetahuan tentang IORA kepada mahasiswa dan masyarakat yang mengikuti seminar.
Kemudian, kata Benyamin, keseluruhan pandangan dari para stakeholder ini akan menjadi suatu solusi yang dapat dijadikan pertimbangan bagi Kemlu dalam persiapan IORA tersebut.
"Seminar nasional ini merupakan bagian dari upaya pemerintah RI memasyarakatkan poros maritim sekaligus menjadi bentuk kajian dalam IORA," katanya dan menambahkan bahwa setelah ini akan ada lagi seminar yang mengkaji tentang masalah kemaritiman baik aspek ekonomi, sumber daya alamnya, keamanan, budaya maupun politik.
Semua kajian tersebut, katanya, merupakan bagian dari visi Indonesia saat menjadi Ketua IORA hingga 2017 mendatang.
Untuk itu dia berharap visi pemerintah ini mendapat dukungan langsung dari masyarakat berupa partisipasi dalam menggiatkan kegiatan yang berhubungan dengan kemaritiman.
Sementara itu Ketua Jurusan Ilmu Hubungan Internasional Unand Apriwan menyebutkan bahwa seminar nasional ini merupakan bagian dari kegiatan tahunan prodi 'AIReF" yang kelima.
Kegiatan ini, katanya, membahas isu terkini dari perkembangan hubungan Internasional Indonesia dengan negara lain.
"Karena Oktober mendatang Sumbar menjadi tuan rumah IORA, maka isu ini yang kami angkat dalam AIReF kali ini," kata Apriwan. (*)
Pewarta: M R Denya Utama
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
