Logo Header Antaranews Sumbar

Pertamina Tambah Stok BBM Hadapi Ramadhan

Rabu, 3 Juni 2015 20:02 WIB
Image Print
Ilustrasi. (Antara)

Padang, (AntaraSumbar) - Pertamina wilayah Sumatera Barat (Sumbar) akan meningkatkan stok bahan bakar minyak (BBM) sebesar 10 persen menghadapi Ramadhan dan Idul Fitri, mengantisipasi terjadi kelangkaaan.

"Pada saat Ramadhan dan Idul Fitri kebutuhan meningkat, supaya BBM tidak kosong stok ditambah 10 persen," kata Sales Eksekutif Retail Rayon VIII Pertamina Adri Angga Aditya di Padang, Rabu.

Adri menyebutkan kebutuhan BBM harian di Sumbar saat ini untuk premium sekitar dua ribu kilo liter, solar 1.200 kiloliter dan pertamax sekitar 500 hingga 700 kiloliter.

"Untuk mengamankan jalur distribusi, pengangkutan BBM pada saat Ramadhan dan Lebaran akan dilakukan sejak dini hari," ujar dia.

Jika terjadi bencana alam sehingga jalur transportasi terputus BBM akan disuplai dari depot terdekat seperti Riau, Bengkulu, dan Jambi, kata dia.

Ia mengatakan berdasarkan pengalaman sebelumnya terjadi peningkatan kebutuhan, terutama pada 'H-10' sampai 'H+10' Idul Fitri.

"Yang paling meningkat pemakaian premium, sementara solar justru turun karena ada larangan truk beroperasi," ucapnya.

Selain itu Pertamina juga akan menyiapkan satuan tugas yang melayani kebutuhan Ramadhan dan Lebaran serta layanan pengaduan.

Sedangkan bagi penggguna BBM nonsubsidi seperti pertamax ia mengatakan saat ini sudah tersedia pada 80 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Sumbar dari total 110 unit SPBU yang ada.

Sementara Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan untuk memastikan kelancaran BBM di Sumbar saat Ramadhan dan Idul Fitri 1436 H, pihaknya telah menggelar rapat koordinasi dengan Pertamina.

"Ini merupakan hal strategis yang harus terjamin apalagi biasanya kebutuhan naik," lanjut dia.

Ia menambahkan pada saat Lebaran, Dinas Prasarana Jalan Tata Ruang dan Pemukiman akan menyiagakan alat berat pada lokasi rawan mengantisipasi terjadinya longsor yang menyebabkan jalur transportasi putus. (*)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026