Malang, (Antara) - PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) mempermudah proses pembukaan rekening bank dengan menggunakan kartu pelajar guna mendorong konsep Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam rangka Keuangan Inklusif atau Laku Pandai.
"Sebelum ada regulasi Laku Pandai, hanya paspor, KTP, dan SIM yang diperbolehkan untuk jadi persyaratan pembukaan rekening, sekarang kartu pelajar juga boleh dipakai ketika mendaftar di agen BTPN," ujar Product and Customer Experience Head BTPN WOW Achmad Nusjirwan Sugondo dalam diskusi terbatas di Malang, Sabtu.
Laku Pandai merupakan program pemerintah untuk menyediakan jasa perbankan yang dilakukan bukan di bank, melainkan warung maupun tempat usaha kecil di sekitar pemukiman warga dengan menggandeng agen.
Achmad Nusjirwan Sugondo mengatakan saat ini persyaratan pembukaan rekening pada agen BTPN, bahkan dapat pula menggunakan kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dan surat keterangan dari kepala Rukun Tetangga (RT) tempat tinggal calon nasabah.
Kemudahan tersebut sudah mendapat izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sehingga calon nasabah meliputi pelajar maupun masyarakat yang tidak memiliki KTP, SIM, dan paspor tidak kesulitan untuk menikmati layanan keuangan yang disediakan, tambahnya.
Pria yang akrab dipanggil Iwan itu menjelaskan para calon nasabah yang ingin membuat rekening BTPN hanya perlu menunjukkan salah satu tanda pengenal tersebut, serta memberikan nomor telepon genggam kepada para agen Laku Pandai yang telah disertifikasi BTPN.
"Pembuatan rekeningnya hanya membutuhkan lima menit dan nanti langsung ada konfirmasi kepada nasabah melalui 'short message service' (SMS) yang berasal dari BTPN," tuturnya.
Dengan diterimanya pesan konfirmasi tersebut kemudian nomor telepon genggam yang diberikan akan otomatis menjadi nomor rekening nasabah, yang selanjutnya tidak perlu lagi menempuh jarak jauh untuk bertransaksi ke bank, kata Iwan.
"Nasabah tinggal pergi ke warung agen setempat, langsung bisa setor tunai, tarik tunai, transfer, isi pulsa, ataupun melakukan sejumlah pembayaran keperluan sehari-hari," ujarnya.
Iwan menuturkan semua transaksi yang dilakukan akan aman, karena nasabah dapat memeriksa saldo mereka setiap saat melalui fitur sms yang telah disediakan bank.
Selain itu, segala penyetoran maupun pengambilan uang akan disertai dengan pesan yang harus dikonfirmasi dengan kata sandi yang dimiliki nasabah, sehingga tidak dapat diakses orang lain, tambahnya.
BTPN merupakan satu dari empat lembaga keuangan yang sudah mendapatkan izin dari OJK untuk menerapkan konsep Laku Pandai di Indonesia.
Dengan diterimanya izin pada 23 Maret 2015 itu, bank yang dikenal fokus menggarap pasar masyarakat berpenghasilan rendah ini kemudian meluncurkan produk BTPN WOW guna memperluas akses keuangan pada ribuan nasabah yang akan dibidik. (*)
