
Gelombang Perairan Lampung Maksimum 2,5 Meter
Minggu, 17 Mei 2015 09:21 WIB

Bandarlampung, (Antara) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menyampaikan prakiraan tinggi gelombang di perairan Lampung, mulai Minggu hingga Senin (18/5) pagi, maksimum mencapai 2,5 meter.
Menurut Rifki Arif, S.T., prakirawan Stasiun Meteorologi Maritim Klas IV Lampung, di Bandarlampung, Minggu, tidak ada peringatan cuaca buruk di perairan Lampung hingga Senin pagi.
Keadaan cuaca dari pantauan Citra Satelit, kata dia, terdapat Typhoon Dolphin 935 Hpa di Samudra Pasifik timur Filipina.
Cuaca diperkirakan hujan di seluruh wilayah perairan Lampung, kecuali di wilayah pelayanan perairan Pantai Timur Lampung.
Angin di atas wilayah perairan Indonesia, di utara Khatulistiwa umumnya bertiup dari timur sampai selatan, dan di selatan Khatulistiwa umumnya bertiup dari arah timur sampai selatan dengan kecepatan angin berkisar antara 3 knot dan 20 knot.
Rifki menyampaikan prakiraan cuaca dan gelombang laut berlaku 24 jam mulai dari 17 Mei pukul 07.00 WIB sampai 18 Mei 2015 pukul 07.00 WIB, menunjukkan di Selat Sunda bagian utara (Merak-Bakauheni) arah angin timur-tenggara dengan kecepatan 5--10 knot, hujan, tinggi gelombang 0,5--1,25 meter, dan prakiraan tinggi gelombang maksimum 1,25--2,0 meter.
Cuaca di perairan Selat Sunda bagian selatan, arah angin tenggara-selatan dengan kecepatan 5--15 knot, hujan, tinggi gelombang sekitar 0,5--1,25 meter, dan prakiraan tinggi gelombang maksimum 1,25--2,5 meter.
Pada perairan Pantai Timur Lampung, arah angin timur-tenggara dengan kecepatan 5--15 knot, berawan, tinggi gelombang sekitar 0,5--1,25 meter, dan prakiraan tinggi gelombang maksimum 1,25--2,0 meter.
Kondisi cuaca perairan Pantai Barat Lampung, arah angin tenggara-selatan dengan kecepatan 5--10 knot, hujan, tinggi gelombang sekitar 0,75--1,25 meter, dan prakiraan tinggi gelombang maksimum 1,25--2,0 meter.
Sementara itu, cuaca di Samudra Hindia barat Lampung, arah angin tenggara-selatan dengan kecepatan 10--15 knot, hujan, tinggi gelombang antara 0,75--1,5 meter, dan prakiraan tinggi gelombang maksimum 1,5--2,5 meter.
Rifki menyampaikan pula prakiraan kondisi pasang surut air laut di perairan Pelabuhan Panjang Bandarlampung dan sekitarnya, minimum 0,2 meter terjadi pada pukul 13.00 WIB dan maksimum 1,4 meter terjadi pada pukul 06.00--07.00 WIB.
Pasang surut air laut di perairan Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan dan sekitarnya, minimum 0,2 meter terjadi pada pukul 12.00--14.00 WIB, dan maksimum maksimum 1,0 meter terjadi pada pukul 20.00 WIB. (*)
Pewarta: Budisantoso Budiman
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
