Logo Header Antaranews Sumbar

Wapres: Insya Allah Presiden Hadiri Kongres Demokrat

Selasa, 12 Mei 2015 14:04 WIB
Image Print
Jusuf Kalla (Antara)

Jakarta, (Antara) - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan Presiden Joko Widodo bakal menghadiri Kongres ke-4 Partai Demokrat di Surabaya, Jawa Timur, yang bakal memilih ketua umum partai tersebut.

"Insya Allah Presiden datang ke Kongres Demokrat," kata Jusuf Kalla kepada wartawan setelah acara pengarahan kepada peserta Rapat Koordinasi Kebijakan Perencanaan dan Penganggaran Kementerian Hukum dan HAM di Istana Wapres, Jakarta, Selasa.

Wapres memaparkan bila Presiden telah datang maka dirinya juga tidak hadir karena telah diwakili oleh kepala negara.

Jusuf Kalla mengemukakan, saat ini kemungkinan Presiden Joko Widodo sudah terbang dari Papua Nugini untuk menuju ke lokasi acara tersebut.

"Saya tetap stand by hingga Pak Jokowi tiba," katanya.

Dalam laman resmi Sekretariat Wakil Presiden yang dibuka siang ini terlihat bahwa acara Wapres pada Selasa (12/5) ini hanya tiga, yaitu menerima Ketua PP Muhammadiyah di Istana Wapres, pengarahan kepada peserta Rakor Kebijakan Perencanaan dan Pengganggaran Kemenkumham juga di Istana Wapres, dan keberangkatan menuju London, Inggris, dari Bandara Soekarno-Hatta.

Padahal saat pagi tadi, untuk laman yang sama masih terlihat bahwa Wapres diagendakan bakal menghadiri Kongres ke-4 Partai Demokrat di Hotel Shangri-La Surabaya.

Terkait dengan Kongres Partai Demokrat, Ketua DPP Partai Demokrat Herman Khaeron mengungkapkan keyakinannya bahwa Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan terpilih kembali menjadi ketua umum dalam kongres ke-3 di Surabaya.

"Karena hingga menjelang perhelatan tersebut dibuka pada Selasa (12/5), belum ada calon lain yang mendapat dukungan nyata," katanya saat ditemui di sela-sela persiapan Kongres Partai Demokrat di Surabaya, Jawa Timur, Senin (11/5).

Ia juga yakin SBY telah menyiapkan nama calon Sekretaris Jenderal Partai Demokrat periode 2015-2020.

Herman menuturkan pemilihan sekjen di partainya merupakan hak prerogatif ketua umum terpilih. Peluang SBY terpilih kembali menjadi ketua umum terbuka lebar karena belum ada calon lain yang mendapat dukungan nyata menjelang kongres. (*)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026