Logo Header Antaranews Sumbar

Presiden Minta Sosialisasi KUR Lebih Baik

Jumat, 4 Januari 2013 13:59 WIB
Image Print

Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang, (ANTARA) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta aparat pemerintahan di daerah bersama-sama dengan perbankan meningkatkan upaya sosialisasi skema pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR). "Saya kecewa kalau masih ada yang kurang paham prosedur KUR setiap tahun keluarkan sekian triliun, pemerintah yang menjamin. Kalau tidak tembus, sampaikan ke bupati bagaimana. Ini ditujukan bagi usaha kecil tanpa jaminan," kata Presiden saat bertemu dengan nelayan di Perkampungan Nelayan Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat. Presiden meminta kepala desa, camat dan bupati bisa menjelaskan kepada masyarakat mengenai prosedur KUR, sehingga bisa membantu usaha mereka. "Banyak nelayan yang tidak tahu KUR, segera minta BRI terdekat berikan penjelasan pada komunitas nelayan, bagaimana prosesnya," kata Presiden. Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM Syarif Hassan mengatakan hingga 2012 dana yang telah diserap untuk KUR sebanyak Rp32 triliun dan untuk 2013 direncanakan Rp37 triliun. Ia mengakui sosialisasi dan pelaksanaan KUR di provinsi dan daerah dijalankan oleh Dinas Koperasi dan UKM dan kementerian hanya memiliki kewenangan koordinasi. "Kedua pihak harus proaktif, masyarakat juga harus aktif menanyakan juga sosialisasi media tapi tergantung daerah masing-masing," ujar Syarif Hassan. Presiden yang didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono menerima sejumlah keluhan masyarakat saat mengunjungi perkampungan nelayan itu. Kepala Negara meminta agar Bupati Tangerang Ismet Iskandar bisa menindaklanjuti permasalahan terkait keluhan sektoral seperti penanganan saluran air dan juga menuntasan sampah. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026