
Seorang Tewas dalam Penembakan di Phoenix, Amerika Serikat

Mesa, Arizona, (Antara/Reuters) - Seorang pria melepas tembakan di dalam kamar penginapan di kota Mesa, pinggiran Phoenix, Amerika Serikat, Rabu, menyebabkan seorang pria tewas dan dua perempuan luka.Pria tersebut kemudian menembak tiga orang lagi untuk menghindari pengejaran tetapi akhirnya tertangkap. Petugas menggunakan pistol setrum untuk menundukkan pria dikenal bernama Ryan Elliot Giroux (41) itu di rumah kosong tempat dia bersembunyi, sekitar empat jam setelah penembakan pertama, kata juru bicara kepolisian Mesa, Esteban Flores kepada wartawan. "Sejauh ini kami yakin dia bertanggung jawab atas penembakan terhadap semua orang itu," kata Flores. Polisi belum mengetahui latar belakang penembakan tetapi tembakan pertama dilakukan setelah adu mulut di penginapan. Hingga Rabu malam polisi melakukan penyelidikan dan mencari bukti dari tempat kejadian, kata Flores. Ia mengatakan bahwa Giroux "meminta sesuatu" tetapi polisi tidak mengetahuiapakah itu narkoba. Televisi setempat menyiarkan gambar seorang pria diseret keluar dari suatu permukiman dengan memakai baju terusan warna putih dan kedua pergelangan tangannya diborgol, dibawa ke rumah sakit. "Ini adalah langkah yang biasa dilakukan para penyelidik bila ingin menjaga pakaian tersangka sebagai barang bukti," kata Flores mengenai pakaian yang dikenakan tersangka. Seorang petugas rumah sakit memastikan bahwa Giroux dirawat di Banner Desert Medical Center di Mesa pada Rabu dan dibebaskan untuk ditahan oleh polisi. Kelompok Anti-kebencian mengutip keterangan seorang pensiunan detektif di Mesa mengatakan bahwa Giroux adalah anggota kelompok supremasi kulit putih yang pernah menjalani hukuman penjara karena memiliki narkoba, melakukan penyerangan dan pencurian. Flores mengatakan bahwa Giroux mempunyai latar belakang kejahatan tetapi belum membenarkan keterkaitannya dengan kelompok supremasi putih. Giroux dibebaskan dari penjara pada Oktober 2013 setelah mendekam selama enam tahun karena melakukan penyerangan. Penembakan pada Rabu terjadi di penginapan Tri City Inn di Mesa ketika ia menembak seorang pria dan dua perempuan karena cekcok lalu melarikan diri ke rumah makan di dekatnta dan menembak seorang pelajar ketika dia membajak mobil orang lain, kata Flores. Ia mengemudikan mobil ke dua kompleks permukiman dan menembak masing-masing satu korban di tempat tersebut. Korban di penginapan meninggal dan seorang korban lain mengalami luka parah. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
