
Persita Hadapi PBR Jelang Divisi Utama

Tangerang, (Antara) - Pelatih Persita Tangerang, Banten, Bambang Nurdiansyah mengagendakan untuk menghadapi Pelita Bandung Raya (PBR) menjelang kompetisi Divisi Utama PSSI 2015. "Kami sudah dapat konfirmasi akan uji coba di Bandung pada Kamis (19/2) dengan PBR," kata Bambang Nurdiansyah di Tangerang, Senin. Dia mengatakan pertandingan persahabatan itu perlu terus dilakukan menjelang laga sesungguhnya yang rencananya digelar akhir Februari 2015. Namun tujuan latih tanding itu untuk mengetahui sejauhmana kemampuan para pemain muda hasil binaan Persita U-23. Meski telah melakukan laga serupa menghadapi Barito Putra dan Persiram, Raja Ampat, Papua Barat namun komunikasi pada lini belakang masih perlu maksimal. Hal itu, katanya, terlihat dari kinerja pemain muda, ketika bertemu Barito Putra hasil 0-2 dan Persiram skor 1-1, kesalahan sering terjadi antara pemain belakang dengan penjaga gawang. "Pemain muda enggan untuk adu kecepatan dan merebut bola di udara, ini merupakan salah satu kelemahan yang perlu diperbaiki," katanya. Bambang mengatakan padahal pemain memiliki keunggulan dilihat dari tubuh mereka yang lebih tinggi ketimbang pemain lawan. Pemain muda harus mampu menanggung resiko untuk merebut bola di udara karena bila tidak dicoba kapan lagi. Menurut dia, pemain jangan biasakan hanya menunggu bola jatuh lalu lawan dengan mudah merebut dan hal tersebut merupakan peluang gol terbesar apalagi ketika terjadi di dekat penjaga gawang. Sementara itu, General Manajer Persita Eka Wibayu mengatakan pihaknya telah menetapkan markas pertandingan selama kompetisi Divisi Utama 2015 di Stadion Maulana Yusuf di Serang, setelah mendapatkan izin dari pengelola. Eka mengatakan pihaknya telah menjalin nota kesepahaman dengan pengelola stadion yakni aparat Disporbudpar Kota Serang. Salah satu alasan tim terpuruk karena tidak memiliki markas dan harus berpindah ke beberapa stadion seperti si Jalak Harupat, Bandung, stadion Singaperbangsa, Karawang serta di Kabupaten Kuningan, Jabar. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
