Logo Header Antaranews Sumbar

Pesisir Selatan Targetkan Retribusi BPMP2T Rp1 Miliar

Sabtu, 31 Januari 2015 06:24 WIB
Image Print

Painan, (Antara) - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), menargetkan retribusi atau pendapatan dari Badan Penanaman Modal Pelayanan dan Perizinan Terpadu (BPMP2T) di daerah itu sebesar Rp1 miliar pada tahun 2015. Kepala BPMP2T Pesisir Selatan Azral di Painan, Jumat, mengatakan target tersebut meningkat sebanyak 20 persen dibanding tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp800 juta rupiah. Menurutnya, beban pendapatan tersebut sungguh besar, meskidemikian mengingat besarnya potensi dari berbagai retribusi seperti Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Surat Izin Tempat Usaha SITU), Izin Gangguan (HO) di daerah itu maka target itu diperkirakan masih dapat tercapai. "Kami optimistis target BPMP2T yang dipatok dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2015 dapat mencapai karena tahun lalu realisasi pendapatan dari retribusi tersebut mampu melebihi target," katanya. Ia mengatakan potensi pendapatan dari perizinan makin sedikit. Dari 103 jenis perizinan, saat ini hampir semuanya diberikan secara gratis, hanya tinggal dua perizinan yang masih memungut retribusi yakni IMB, SITU dan HO. Atas pelimpahan kewenangan bidang perizinan yang diberikan kepadanya maka BPMP2T akan melakukan inventarisasi SITU dan HO yang sudah tidak berlaku. Bupati Pesisir Selatan Nasrul Abit mengatakan ada delapan sektor peluang usaha yang cocok dikembangkan para investor untuk berinvestasi atau menanamkan modalnya di kabupaten itu. Seperti pertanian, pariwisata, peternakan, perkebunan, perikanan dan kelautan, pertambangan dan industri. Peluang usaha yang paling dominan tersedia di kabupaten itu adalah sektor pariwisata. Pada sektor tersebut Pesisir Selatan memiliki berbagai bentuk pariwisata yang berpotensi untuk di kembangkan seperti wisata alam, bahari, budaya dan kuliner. Sesuai dengan letak geografis, daerah itu memiliki pantai dan panorama alam yang cukup cantik dan mempesona. Kawasan objek wisata yang sudah menjadi tempat kunjungan wisatawan dan menjadi andalan wisata kabupaten itu adalah Pantai Carocok Painan. Objek wisata itu terletak di Painan (pusat kabupaten) sekitar 75 kilometer dari Kota Padang. Sedangkan pada sektor pertambangan, seperti batu bara, emas, biji besi dan sebagainya. Semua sektor pertambangan itu berpotensi untuk dikembangkan dan kini tinggal menunggu investor yang serius untuk menanamkan modalnya. Pada sektor perkebunan, daerah itu memiliki banyak komoditi yang bisa dikembang sesuai dengan kesuburan dan luas lahan yang dimiliki seperti perkebunan kelapa sawit, karet, gambir dan sebagainya. (*/jun)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026