Logo Header Antaranews Sumbar

PETANI DIBANTU RP 18 MILIYAR

Minggu, 8 Januari 2012 18:46 WIB
Image Print
Bupati dan Wakil Bupati beserta unsur muspida berikan applus atas penampilan kesenian anak nagari pada momen HUT Pasbar ke-8

Pada bidang Pertanian, Pemerintah Daerah Pasaman Barat telah menyerahkan bantuan sedikitnya Rp18 miliyar bagi petani yang ada di daerah itu. Berbagai bantuan itu merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah untuk memajukan dan mensejahterakan petani yang ada.

"Petani merupakan pilar penting dalam pembangunan dan perekonomian yang ada. Bantuan yang telah disalurkan berjumlah Rp18.408.000.000 dan disalurkan kepada 694 kelompok tani yang tersebar di seluruh wilayah Pasaman Barat,"kata Bupati Pasaman Barat, Baharuddin R saat menyerahkan bantuan pertanian secara simbolis di Silaping, Kecamatan Ranah Batahan.

Ia menyatakan, bantuan itu merupakan sebagai bentuk bukti nyata perhatian pemerintah kepada petani. Targetnya, sesuai program swasembada pangan secara nasional pada tahun 2014 Pasaman Barat salah satu daerah lumbung pangan.

Tidak hanya itu, katanya produksi jagung Pasaman Barat yang saat ini menguasai 60 persen dari total produksi Sumatera Barat, tahun depan ditargetkan menjadi 80 persen. Sehingga Kabupaten Pasaman Barat sebagai kabupaten jagung benar-benar terwujud.

Kita ingin petani di Pasaman Barat maju dan sejahtera. Pasaman Barat sebagai kabupaten jagung harus benar-benar terwujud," tegasnya.

Momen itupula yang menjadi pendrong bagi petani se-Pasaman Barat untuk mamacu diri terus maju dan mengembangkan diri serta produksi hasil pertanian.

Sementara, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (Dipertahornak) Pasaman Barat Johniwar didampingi Sekretaris, Asmel mengatakan bantuan itu diberikan secara merata kepada kelompok tani yang ada di Pasaman Barat. Sedangkan pelaksanaannya diadakan bergiliran di kecamatan setiap tahun.

Tujuan pemberian bantuan ini untuk pembangunan pertanian yang akan meningkatkan kesejahteraan petani. Sebagai komitmen bersama dan target pencapaian pembangunan yang maksimmal di Pasaman Barat.

Bapak Bupati selalu menekankan kepada kami di Dipertahornak Pasaman Barat harus menjadi lumbung panga dan Kabupaten Jagung harus diwujudkan, katanya.

Adapun bantuan yang diberikan seperti, hand traktor, alat perontok padai (thresher), pupuk organik, bibit, gunting kakao, Sprayer atau alat Semprot serta uang tunai direkening.

Selain memberikan bantuan kepada petani, Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman Barat, juga mengalokasikan anggaran senilai Rp500 juta untuk pupuk dan benih dalam rangka membangun kawasan model jagung di setiap kecamatan yang ada didaerah tersebut.

"Kebijakan Bupati merupakan kebijakan pertama di Sumbar yang mengalokasikan anggaran khusus untuk suatu komoditi. Anggaran tersebut nantinya akan digunakan untuk membangun kawasan model jagung seluas 160 hektar disetiap kecamatan,"kata Johniwar.

Ia menyatakan, dengan disediakannya anggaran untuk tahun 2011 ini maka diharapkan masing-masing kecamatan dapat menyediakan lahan untuk membangun model jagung. Hal itu akan menjadi lokasi percontohan disetiap kecamatan nantinya.

"Dengan adanya model jagung tersebut di setiap kecamatan maka sentra serta lokasi jagung akan mudah diketahui. Selain itu akan memudahkan membuat pemetaan jagung disetiap kecamatan,"kata Johniwar.

Tanaman jagung di Pasaman Barat mulai berkembang dalam lima tahun sejak tahun 2006. Munculnya minat petani untuk bertanam jagung selain diaknugerahi lahan subur juga dalam pengolahanya sangat efesien tanpa olah tanah, harga jagung terjamin dan pasar jagung sangat terbuka.

Saat ini Pasaman Barat memiliki luas tanam jagung mencapai 30 ribu hektar dengan hasil produksi 208.200 ton setiap tahunnya. Bahkan, untuk tahun 2011 ini produktifitas jagung mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2010. Jika tahun 2010 lalu hasil produksi 5,8 ton setiap hektarnya maka tahun 2011 ini naik menjadi 6,69 ton setiap hektar atau mengalami kenaikan sekitar 800 kilogram setiap hektarnya.

"Sinergi antara pemerintah dengan petani yang terjalin harmonis membuat tanaman jagung menjadi andalan baru bagi petani dalam meningkatkan pendapatannya. Bahkan, Pasaman Barat saat ditetapkan propinsi sebagai kabupaten jagung dan manjadi pemasok utama jagung di Sumbar,"kata Johniwar.

Sentra jagung yang ada di Pasaman Barat dapat ditemui di Kecamatan Kinali, Kecamatan Luhak Nanduo, Kecamatan Pasaman dan Kecamatan Sasak. Sedangkan daerah pengembangan jagung yakni di Kecamatan Lembah Melintang, Kecamatan Ranah Batahan dan Kecamatan Parit Koto Balingka. (Altas Maulana)



Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2026