
JABAR JUARAI PARALAYANG FASTIVAL LANGKISAU

Painan, (ANTARA) - Paragliding asal Jawa Barat, meraih juara pertama dalam lomba paralayang tingkat nasional pada Fastival Langkisau ke VII di Kabupaten Pasisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) berlangsung 28-29 Juli 2009. Nanang asal Jabar, mempu mencetak 53 poin dengan empat kali terjun dari lokasi star di puncak Langkisau dengan ketinggian 214 meter dari permukaan laut (dpl) dan lending di pantai Koto Tarusan, Painan, sepanjang Selasa-Rabu. Atlet asal Jabar itu, berhasil memboyong hadiah utama berupa uang tunai Rp10 juta yang diserahkan langsung pada arena lending, Rabu malam. Sementara peringkat kedua disusul Danal, paragliding asal Painan atau tuan rumah dengan perolehan 152 poin dengan hadian uang tunai Rp6 juta. Selanjutnya peringkat tiga diraih Deni, paragliding asal Kabupaten Agam, dengan perolehan 479 poin dan berhak mendapatkan hadiah sebesar Rp4 juta. Kemudian peringkat empat diperoleh penerjun payung asal Padang, Heri Suseno dengan 704 poin dan meraih hadiah Rp2 juta. Berikutnya, peringkat lima diraih Iptan asal penerjun asal Painan, Pesisir Selatan, memperoleh 755 poin dan peringkat terakhir Diki Elviano asal Padang dengan perolehan 802 poin. Ketua Federasi Aerspot Indonesia (Fasi) Kabupaten Pesisir Selatan, Adek A. Rifai, menyebutkan peserta yang ikut dalam lomba paralayang pada Festival Langkisau VII sebanyak 41 orang, meliputi asal Jabar, DKI Jakarta, Sumatera Utara. Penerjun payung dari luar negeri, hanya Ray Beanson asal Amerika Serikat (AS) tetapi tinggal di Bali. Paraglinding asal Sumbar, dari Kabupaten Limapuluh Kota, Agam, Sawahlunto dan Padang serta tuan rumah sendiri. "Pessel pada Fastival Langkisau ke VII, peringkat mengalami penurunan dari tahun lalu berada peringkat pertama, sekarang peringkat dua. Angin pada lomba kali ini kurang mendukung," katanya.(*/RAR)
Pewarta: Catur Ujianto
Editor: Catur Ujianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
