Bandung, (Antara) - Yayasan Jantung Indonesia (YJI) menyatakan sebanyak 40.000 bayi di Indonesia yang terlahir dengan penyakit jantung bawaan setiap tahun. "Untuk itu, YJI berupaya menerapkan pola hidup sehat untuk meminimalisasi mewabahnya penyakit mematikan ini, melalui olahraga teratur dan menghindari kebiasaan merokok," kata Ketua YJI Pusat Syahlina Zuhal, di Gedung Sate Bandung, Kamis. Ia mengatakan, selain membantu perawatan medis bagi penderita penyakit jantung yang kurang mampu, pihaknya juga pernah mencatatkan namanya di Museum Rekor Indonesia (MURI) yakni melalui senam jantung sehat massal yang diikuti oleh 15.770 pesenam asal Jawa Barat. "Waktu itu kami juga mengadakan senam tali sehat yang diikuti oleh tak kurang dari 1800 siswa Sekolah Dasar asal Jawa Barat, pada 9 November 2014 lalu.," kata dia usai engukuhan pengurus Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Utama Jawa Barat, sekaligus pengurus Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Jawa Barat masa bakti tahun 2014-2019. Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyatakan dukungannya untuk mengurangi angka kematian akibat penyakit jantung. Menurut dia, Pemerintah Provinsi Jawa Barat sepakat untuk menurunkan angka kematian yang disebabkan oleh penyakit pembunuh manusia nomor satu di dunia tersebut. Oleh karena itu pihaknya menghimbau pada Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat untuk turut andil, sebagai bagian dari pengurus Yayasan Jantung. "Saya sepakat untuk menurunkan angka kematian akibat peyakit jantung. Insya Allah kita akan terus dorong YJI untuk terus menggerakkan, bukan hanya tingkat provinsi, tapi sampai ke kabupaten/kota," kata dia. (*/jno)
Berita Terkait
Polresta Bukitttinggi gelar 24 reka adegan pembunuhan bayi termutilasi yang dibuang ke Ngarai Sianok
Selasa, 18 November 2025 13:55 Wib
Dinkes Kota Solok perkuat sistem pelaporan cepat kematian ibu dan bayi
Senin, 3 November 2025 18:05 Wib
Polres Karawang tangkap pasangan kekasih yang membuang bayi
Rabu, 29 Oktober 2025 9:11 Wib
Polisi selidiki kasus penemuan bayi terpotong tiga bagian di Bukittinggi
Sabtu, 25 Oktober 2025 12:14 Wib
Tangisan anak punya arti, insting ibu harus faham
Jumat, 26 September 2025 8:06 Wib
DAK Rp2,4 miliar bangun layanan intensif bayi-anak di RSUD Sawahlunto
Selasa, 16 September 2025 18:28 Wib
Poltekkes Kemenkes Padang latih para ibu pijat bayi optimalkan tumbuh kembang anak
Jumat, 12 September 2025 13:23 Wib
7 Tips penting memilih popok bayi untuk anak usia 1 tahun
Kamis, 4 September 2025 12:45 Wib
