Logo Header Antaranews Sumbar

TMSBK: Harimau yang Mati Bernama Sandy

Selasa, 13 Januari 2015 06:45 WIB
Image Print

Bukittinggi, (Antara) - Taman Marga Satwa Budaya Kinantan (TMSBK) Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar), melakukan klarifikasi pasca pemberitaan matinya Harimau Sumatera koleksinya. Kepala Bidang TMSBK, Iqbal di Bukittingi, Selasa, menyebutkan, harimau yang mati itu bernama Sandy bukan Sean, sementara hari kematiannya pada Minggu (11/1) sekitar pukul 10:00 WIB. Ia menjelaskan Sandy sebelumnya dilaporkan tidak mau makan, kemudian dilakukan pemeriksaan secara intensif dengan memasukannya ke dalam kandang kecil lalu diberi vitamin dan obat. Menurutnya, penanganan Sandy sudah dilakukan dengan maksimal, dibantu oleh tim dokter hewan Kota Bukittinggi, BKSDA Provinsi Sumbar dan TMSBK sendiri. "Saat ini bangkai Sandy masih diotopsi di Laboratorium Balai Veteriner di Baso, Kabupaten Agam," katanya. Sementara itu, Kepala Resort Konservasi dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar Vera Ciko, menjelaskan Sandy dan Sean merupakan dua anak Harimau Sumatera yang didatangkan dari Kebun Binatang Taman Rimbo Provinsi Jambi. Kedua harimau itu masuk ke TMSBK Bukittinggi pada 1 Mei 2013 pada waktu itu usia keduannya baru tujuh bulan. (cpw6)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026