
Rupiah Rabu Sore Melemah Tipis Lima Poin

Jakarta, (Antara) - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Rabu sore, bergerak melemah sebesar lima poin menjadi Rp12.467 dibandingkan posisi sebelumnya Rp12.462 per dolar AS. Analis PT Platon Niaga Berjangka Lukman Leong di Jakarta, Rabu mengatakan aktivitas di pasar keuangan domestik yang cenderung minim menjelang libur Hari Raya Natal dan cuti bersama membuat tekanan rupiah tidak terlalu dalam di tengah sentimen pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) Amerika Serikat pada kuartal III tahun ini. "Sentimen rupiah sebenarnya cukup negatif karena faktor global, namun karena sebagian investor sudah keluar dari aktivitasnya maka rupiah hanya melemah tipis," katanya. Di sisi lain, lanjut dia, Bank Indonesia juga masih menjaga stabilitas mata uang rupiah, namun intervensi yang dilakukan otoritas keuangan Indonesia itu masih dalam tahap wajar. "Hingga akhir tahun, mata uang rupiah masih bergerak di kisaran yang terbatas di level Rp12.400-Rp12.500 per dolar AS," katanya. Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra menambahkan bahwa pelemahan rupiah dinilai wajar di tengah permintaan dolar AS menjelang akhir tahun masih cukup besar. Selain itu, ia mengatakan bahwa penguatan dolar AS kembali ditopang oleh perekonomian Amerika Serikat yang bagus, sehingga pelaku pasar memperkirakan the Fed akan menaikan suku bunga pada pertengahan tahun 2015. Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Rabu (24/12) ini tercatat mata uang rupiah bergerak melemah menjadi Rp12.467 dibandingkan hari sebelumnya, Selasa (23/12) di posisi Rp12.456 per dolar AS. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
