Logo Header Antaranews Sumbar

Korban Kapal Tenggelam Ditemukan

Sabtu, 20 Desember 2014 07:52 WIB
Image Print
Kondisi Marlius (Mak Etek) saat diketemukan dalam keadaan meninggal

Mentawai, (Antara) - Korban kapal bot tenggelam di wilayah Siberut Barat Daya, kepulauan Mentawai berhasil ditemukan oleh tim gabungan.Pencarian yang dilakukan tim gabungan yang terdiri dari BPBD, pihak kepolisian serta dibantu masyarakat setempat menemukan korban dalam keadaan meninggal di sekitar perairan pulau Pegu yang berada di wilayah kecamatan Siberut Barat daya.Kapolres Mentawai, AKBP. Reko Indro Sasongko Jumat Malam (19/12) menyebutkan, hasil pencarian penumpang kapal bot dan bukan speedboat atau kapal cepat yang terjadi Rabu (16/12) siang telah ditemukan pada Kamis (18/12) sekitar pukul 09.00 WIB di lokasi TKP kecelakaan di desa Taleleu Siberut Barat Daya."Ini bukan kapal cepat ya, tapi bot bermesin tempel 40 pk, nah dari tim BPBD, Polsek, ada Kampla dan dibantu warga, kami telah temukan 1 orang penumpang yang hilang itu, dalam keadaan meninggal," katanya.Reko menyebutkan, korban meninggal bernama Marlius (54) warga Berok, Padang dan pekerjaan keseharian sebagai anak buah kapal (ABK) kapal angkutan barang KM Sari Manjadi. Dari data yang dikumpulkan pihak kepolisian, kata Reko, kecelakaan kapal motor tempel yang ditumpangi Marlius bersama tiga orang dan satu operator terjadi pada Rabu (16/12) siang. Mereka berangkat dari Desa Muara Siberut, kecamatan Siberut Selatan menuju Desa Taileleu, Kecamatan Siberut Barat Daya namun saat dalam pelayaran menuju Desa Taileleu, kapal motor yang bermesin tempel kapasitas mesin 40 pk tersebut, dihadang oleh badai dan langsung menghantam kapal, sehingga kapal itu tenggelam di perairan dekat Siberut Barat daya.Ia menambahkan, empat dari lima orang penumpang kapal motor itu, berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke tepi pantai, namun diperkirakan Marlius tidak bisa berenang dan akhirnya terbawa oleh derasnya arus.Setelah dilakukan visum di puskesmas Siberut, pihak kepolisian langsung membawa jasad korban kepada pihak keluarga. (**/dio)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026