Logo Header Antaranews Sumbar

DPRD Pasaman Setujui RAPBD 2015 Rp837 Miliar

Rabu, 19 November 2014 13:50 WIB
Image Print

Lubuk Sikaping, (Antara) - DPRD Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar) menyetujui Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2015 sebesar Rp837 miliar, dalam rapat paripurna di gedung DPRD setempat, Rabu. Ketua DPRD Pasaman, Yasri di Lubuk Sikaping, Rabu, mengatakan DPRD bersama pemerintah daerah telah bersama-sama menyetujui RAPBD 2015 sebesar Rp837 miliar, dan dalam waktu beberapa hari ke depan akan diserahkan ke Gubernur Sumbar untuk dievaluasi sebelum ditetapkan menjadi APBD 2015. "Kita telah bekerja semaksimal mungkin dengan pihak pemerintah daerah, agar RAPBD ini dapat segera dijadikan Peraturan Daerah (Perda), dimana berbagai pembahasan telah dilakukan sebelum paripurna kesepakatan ini dilaksanakan," kata Yasri. Ia menambahkan, dengan disepakatinya RAPBD ini, Pasaman merupakan kabupatan dan kota pertama di Sumbar yang telah menyelesaikan pembahasan, dan akan menunggu hasil evaluasi pemerintah provinsi sebelum ditetapkan menjadi APBD 2015. Jika dibanding 2014, RAPBD 2015 naik tiga persen. Fukus pemerintah daerah di antaranya melanjutkan program 2014, seperti kegiatan fisik pembangunan infrastruktur, program P2BN, dan program pengembangan kawasan lainnya. Selain itu, pemerintah daerah setempat juga akan memfokuskan untuk pengembangan industri rumah tangga, dimana melalui Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan, akan terus melakukan pelatihan-pelatihan pada masyarakat agar dapat meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat. Tidak hanya itu, terkait adanya Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Ke XIII, di Dharmasraya, dalam RAPBD 2015 pemerintah daerah setempat juga menyiapkan anggaran untuk bonus bagi atlet yang berprestasi di daerah itu. Bupati Pasaman Benny Utama menjelaskan, dengan adanya kesepakatan ini, diharapkan semua program yang akan dilaksanakan pada 2015 akan dapat berjalan baik, dan evaluasi dari gubernur juga tidak banyak perbaikan. "Kita berharap proses evaluasi yang dilakukan gubernur nantinya tidak mengalami perubahan signifikan, sehingga APBD yang telah kita sepakati ini dapat sesuai dengan apa yang telah direncanakan, dan program yang akan menjadi prioritas," kata Benny. Benny menambahkan, pemerintah daerah sangat menyadari keterbatasan anggaran yang ada pada 2015, sehingga tidak semua program yang diharapkan masyarakat bisa dilaksanakan, atau dapat tertampung dalam APBD ini. (eko)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026