Logo Header Antaranews Sumbar

Tari "Giring-giring" Hangatkan Resepsi Diplomatik RI

Selasa, 21 Oktober 2014 09:53 WIB
Image Print

Kairo, (Antara) - Rerepsi Diplomatik RI di Riyadh, Arab Saudi, dihangatkan dengan tarian "Giring-giring" dari Provinsi Kalimantan Tengah. Tarian yang dipersembahkan murid-murid Sekolah Indonesia Riyadh (SIR) itu disambut hangat hadirin, kata siaran pers KBRI Riyadh yang diterima Antara di Kairo, Selasa. Sekitar l.400 undangan menghadiri respsi diplomatik yang digelar di KBRI Riyadh pada Senin (20/10) malam tersebut untuk memperingati Kemerdeakaan RI ke-69 dan HUT TNI ke-69. Hadir dalam resepsi tersebut, antara lain, tamu kehormatan Gubernur Riyadh Pangeran Turki Abdullah bin Abdul Aziz, Para Duta Besar dan kepala perwakilan negara sahabat Indonesia yang ada di Riyadh, pejabat tinggi, pengusaha, dan insan media setempat. Para tamu disuguhkan berbagai hidangan khas Indonesia sambil menikmati tontonan di layar projector yang menampilkan slide show foto-foto hubungan bilateral RI dan Arab Saudi sejak masa prakemerdekaan, di samping film promosi pariwisata, kuliner dan perkembangan kemajuan Indonesia di berbagai bidang. Para tamu disambut hangat oleh Duta Besar RI untuk Arab Saudi Abdurrahman Mohammad Fachir dan Ibu Yasmin Fachir, Wakil Kepala Perwakilan, Eddy Basuki Soebagyo dan Ibu Komala Eddy dan Atase Pertahanan KBRI Riyadh, Kol Chb Roedy Roemin dan Ibu Istiqna Roedy. Pembukaan resepsi ditandai lagu kebangsaan Arab Saudi "Al Salam Al Malaky" dan lagu kebangsaan RI, "Indonesia Raya", dilanjutkan dengan pemotongan kue oleh Pangeran Turki Abdullah didampingi Dubes Fachir dan para Dubes negara-negara ASEAN. Dalam sambutannya, Dubes Fachir menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pangeran Turki dan semua tamu undangan yang terhormat atas kesediaannya untuk hadir dalam acara malam ini. Dubes juga mengungkapkan rasa bahagia bangsa Indonesia yang pada hari yang sama melangsungkan pelantikan Joko Widodo sebagai Presiden ke-7 Republik Indonesia. "Saya juga ingin berbagi kebahagiaan seluruh rakyat Indonesia, karena pagi ini di Jakarta, Presiden Indonesia ke-7 telah dilantik. Keberadaan para tamu undangan dalam acara ini, tentunya menambah kebahagiaan yang ada", tuturnya. Lebih lanjut, Dubes A.M. Fachir menjelaskan hubungan RI dan ARab Saudi yang dinilainya sangat erat, dan kedua negara terus berupaya untuk meningkatkan kerja sama di semua bidang. Dubes berharap kehadiran pemerintahan baru di Indonesia dapat menangkap semua peluang yang ada untuk lebih meningkatkan hubungan bilateral yang membawa manfaat bagi rakyat kedua negara. Di akhir acara, saat para tamu undangan pamitan, KBRI Riyadh menyediakan bingkisan berupa "goody bag" berisi contoh-contoh produk Indonesia dan brosur wisata. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026