Logo Header Antaranews Sumbar

Dinkes Waspadai Virus Mers-CoV Lewat Jamaah Haji

Senin, 13 Oktober 2014 21:05 WIB
Image Print

Padang, (Antara) - Dinas Kesehatan Sumatera Barat (Sumbar) akan melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi kemungkinan masuknya virus MERS-CoV ke daerah itu melalui jamaah haji. Kepala Dinas Kesehatan Sumbar Rosnini Savitri melalui Kepala Bidang (Kabid) Penanggulangan Penyakit dan Bencana (PPB) Irene di Padang, Senin, mengatakan dalam memeriksa para jamaah haji yang telah tiba di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) akan diperiksa dengan "Thermo Scan Body" atau alat pengukur suhu tubuh yang telah dipersiapkan. Ia menyebutkan dari hasil pemeriksaan suhu tubuh terhadap jamaah haji Kelompok Terbang (Kloter) pertama Debarkasi Padang pada Jumat (10/10) tidak ditemukan susfect yang mengarah virus MERS-CoV. Namun, Dinkes akan tetap memantau secara berkala kesehatan dari para jamaah haji Debarkasi Padang usai kepulangan mereka ke Tanah Air. Ia mengatakan kesiapan untuk menyambut kedatangan para jamaah haji, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), RSUP Djamil dan pihak terkait lainnya. Ia menyebutkan pihaknya juga memperoleh data kesehatan para jamaah haji dari tim pendamping kesehatan. Data yang diperoleh dari tim pendamping kesehatan jamaah haji akan dikembangkan dan dipantau kelanjutannya. Setidaknya, katanya, periode pengawasan akan berlangsung hingga masa inkubasi virus yang berasal dari Arab Saudi ini dinyatakan berakhir. "Masa inkubasi virus ini selama 14 hari. Namun kami akan melakukan pengawasan kesehatan kepada para jamaah haji hingga melebihi masa inkubasi," katanya. Ia menjelaskan usai kepulangan para jamaah haji ini, jika pada masa pengawasan ternyata dicurigai ada yang menderita demam tinggi, nyeri sendi, batuk dan pilek maka pihak yang bersangkutan diharapkan segera melaporkan ke Puskesmas. "Jika dicurigai gejala tersebut mengarah ke MERS-CoV maka akan dirujuk ke rumah sakit rujukan, yakni RSUP M. Djamil dan Ahmad Muchtar Bukittinggi," katanya. (*/cpw)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026