
Ombudsman Surati Dinas Pendidikan Bukittinggi Terkait Video

Padang, (Antara) - Ombudsman Republik Indonesia (RI) Perwakilan Sumatera Barat (Sumbar) akan menyurati Dinas Pendidikan Kota Bukittinggi untuk mengklarifikasi kejadian dugaan kekerasan di Sekolah Dasar (SD) daerah itu. "Kami akan meminta klarifikasi kepada Dinas Pendidikan Kota Bukittinggi. Surat akan dikirimkan setelah melakukan diskusi dengan para asisten," kata Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumbar Yunafri, di Padang, Senin. Klarifikasi itu, katanya, agar dinas bersangkutan dapat memberikan keterangan mengapa kejadian tersebut sampai terjadi. Selain itu, pemanggilan tersebut juga untuk meminta kepastian tindakan yang akan diambil oleh Dinas Pendidikan, dan pemerintah setempat kepada sekolah yang bersangkutan. Ia menegaskan, jika pihak Ombudsman akan mencari tahu kejadian tersebut hingga tuntas. Apakah terjadi karena kelalaian guru dalam melakukan pengawasan terhadap anak sebagai peserta didik. "Saya dengar pemkot dan Dinas Pendidikan telah melakukan pertemuan mengenai video itu, tapi klarifikasi ini untuk memastikan tindakan apa yang akan diambil. Sehingga bukan hanya sekedar pembahasan saja," ujarnya. Permasalahan itu, katanya, harus diusut hingga tuntas demi kebaikan dalam sistem, dan proses pendidikan. Ia mengatakan, kejadian para siswa SD dalam video yang telah tersebar itu bagaikan tamparan bagi dunia pendidikan di Sumbar. Ia menegaskan jika pihaknya akan terus menggiring hingga persoalan itu benar-benar selesai, dan menemukan solusi. Pada bagian lain, hal ini terkait video aksi dugaan kekerasan para siswa SD, yang beredar. Kejadian itu terjadi di SD Trisula Perwari, Kota Bukittinggi. Dalam video berdurasi 1 menit 53 detik itu, terlihat beberapa siswa memakai seragam SD dalam sebuah ruangan berbentuk kelas. Terlihat dalam video itu beberapa siswa laki-laki sedang memukuli dan menendang seorang siswa perempuan, secara bergantian. Siswi perempuan yang menjadi korban pemukulan tersebut, terlihat meringis kesakitan dan menangis di sudut ruangan. Video itu juga telah diputar saat pengambilan sumpah jabatan pimpinan definitif DPRD Sumbar, Senin. (*/hul)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
