Logo Header Antaranews Sumbar

Atletico Takluk 1-3 dari Valencia

Minggu, 5 Oktober 2014 05:47 WIB
Image Print

Madrid, (Antara/Reuters) - Atletico Madrid gagal membangun momentum setelah meraih kemenangan atas Juventus di Liga Champions pada Rabu, ketika mereka takluk 1-3 dari tuan rumah Valencia di Liga Spanyol pada Sabtu. Kemenangan Valencia di Stadion Mestalla ini sempat mengangkat mereka untuk sementara menggeser Barcelona di puncak klasemen, sebelum Lionel Messi dan Neymar mencetak gol untuk membawa timnya menang 2-0 atas tuan rumah Rayo Vallecano, yang harus kehilangan dua pemain karena diusir keluar lapangan, untuk merestorasi keunggulan dua angka Barcelona. Klub Katalan itu menjadi tim Liga Spanyol pertama yang menghindari kemasukan gol pada tujuh pertandingan pembukaan musim mereka. Valencia terakhir kali memenangi gelar Spanyol pada 2004 namun mereka memulai musim ini dengan penampilan impresif dan tampil gemilang pada awal pertandingan di Mestalla, untuk unggul 3-0 dalam kurun waktu 13 menit. Bek tengah Atletico Miranda mencetak gol bunuh diri pada menit keenam, Andre Gomez menuntaskan peluang setelah melaju dengan bola semenit kemudian, dan Nicolas Otamendi menyambar bola tendangan sudut untuk semakin menjauh dari sang juara bertahan. Mario Mandzukic memperkecil ketertinggalan timnya pada menit ke-29 ketika ia menyambut upaya Tiago untuk dituntaskan dengan tandukan, sebelum Atletico menyia-nyiakan peluang untuk mencetak gol kedua menjelang turun minum. Kiper Valencia Diego Alves, spesialis penalti, menggagalkan eksekusi lemah Guilherme Siqueira, ke-13 kalinya kiper Brazil itu menggagalkan penalti dari 31 tendangan penalti yang dihadapinya di Liga Spanyol. Memperlihatkan sedikit tanda kelelahan setelah menang 1-0 atas Juventus di Vicent Calderon, Atletico bekerja keras untuk menyamakan kedudukan namun tim tuan rumah mampu mempertahankan keunggulan, dan Alves jarang diuji pada babak kedua. Pemain sayap Atletico yang berasal dari Italia Alessio Crci menjalani petang yang buruk ketika ia tampil sebagai pemain pengganti pada babak kedua, untuk kemudian mendapat dua kartu kuning dan harus diusir keluar lapangan. Kartu kuning kedua diberikan pada masa tambahan waktu ketika ia lolos dari perangkap offside dan memasukkan bola ke gawang, namun wasit memutuskan ia menggunakan tangannya untuk mengendalikan bola. Valencia, yang gagal lolos ke kompetisi Eropa pada musim lalu, mengoleksi 17 angka dari tujuh pertandingan, sedangkan Barca, yang belum terkalahkan dan belum kemasukan gol, memiliki 19 angka. Atletico memiliki 14 angka di peringkat ketiga, dan dapat digeser oleh Real Madrid, Sevilla, dan Celta Vigo jika ketiga tim itu menang pada Minggu.Intensitas dan Agresi "Gol pertama merupakan kesalahan pertahanan oleh tim yang biasanya tidak melakukan hal itu," kata pelatih Valencia Nuno pada konferensi pers. "Kami telah mengalahkan tim sepak bola yang hebat, juara saat ini, namun itu hanya tiga angka," tambah pria Portugal ini, yang merupakan mantan kiper Deportivo La Coruna dan FC Porto, yang mengambil alih jabatan pelatih pada akhir musim lalu. "Kami memperlihatkan intensitas dan agresi yang menakjubkan dan jika saya merupakan seorang penonton, saya akan gembira melihat pertandingan bagus itu." Pelatih Atletico Diego Simeone mengakui para pemainnya telah membuat kesalahan-kesalahan yang tidak biasa, namun mengatakan bahwa ia gembira dengan pekerjaan yang mereka lakukan untuk berupaya bangkit. "Terdapat tanda-tanda ketika Anda kalah dengan martabat setelah memberikan segalanya di lapangan," ucapnya pada konferensi pers. "Mereka (Valencia) tidak bermain di Eropa pada musim ini dan dengan tim yang mereka miliki, mereka akan bermain habis-habisan untuk tidak finis di peringkat ketiga atau keempat," tambah pria Argentina ini. Sementara itu Barca memerlukan waktu untuk mengatasi Rayo di Stadion Vallecas di pinggiran Madrid, sebelum Messi mencetak gol dengan upaya brilian pada menit ke-35. Peraih Penghargaan Pemain Terbaik Dunia sebanyak empat kali ini berlari untuk mengejar bola kiriman Gerard Pique, menaklukkan seorang pemain bertahan dan menyepak bola yang tidak dapat dihentikan kiper Rayo Tono dari sudut sempit di sisi kiri area penalti. Neymar menambahi gol kedua semenit kemudian, ketika ia mendapat bola dari Munir El Haddadi dan melepaskan tembakan mendatar menuju sudut bawah. Bek Rayo Jorge Garcia mendapatkan kartu kuning kedua dan diusir keluar lapangan pada menit ke-60, dan meski Barca kemudian mengendurkan tekanan mereka sebenarnya masih memiliki beberapa peluang, yang disia-siakan oleh Messi. Pemain pengganti Rayo Javier Aquino mendapatkan kartu kuning keduanya pada menit pertama masa tambahan waktu. Pertandingan ini juga menjadi catatan khusus bagi kiper Barca yang berasal dari Chile Claudio Bravo, yang menorehkan rekor baru untuk menit-menit tidak kemasukan pada awal musim Liga Spanyol. Sepanjang babak pertama Bravo melewati rekor terbaik sebelumnya yakni 560 menit yang dicatatkan mantan kiper Barca dan Sociedad Pedro Maria Artola pada 1977/1978. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026