Logo Header Antaranews Sumbar

OJK Siapkan "Building Blocks" Hadapi MEA

Kamis, 25 September 2014 13:45 WIB
Image Print

Jakarta, (Antara) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyiapkan "building blocks" dalam rangka meningkatan likuiditas dan kemampuan kompetitif pasar modal nasional memasuki masyarakat ekonomi ASEAN pada 2015. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Nurhaida di Jakarta, Kamis menjelaskan bahwa "building blocks" itu terdiri dari penguatan infrastruktur sistem teknologi informasi, penyediaan regulasi yang akomodatif bagi industri sekaligus melindungi investor, peningkatan sisi penawaran dan permintaan produk, serta efektifnya pengawasan dan penegakan hukum di pasar modal. "Kesemuanya diorientasikan pada peningkatan likuiditas dan kemampuan kompetitif pasar modal nasional memasuki era integrasi ekonomi ASEAN pada 2015. Dengan demikian pasar modal Indonesia punya potensi tumbuh lebih besar dari pasar modal negara lain di kawasan," papar Nurhaida dalam konferensi pers bertajuk "Pendalaman Pasar Modal". Ia mengatakan bahwa beberapa strategi pengembangan yang telah dan akan dilanjutkan di 2015 mendatang yakni terkait dengan pasar perdana. Awal 2015 OJK akan memperkenalkan mekanisme penawaran umum berkelanjutan kepada emiten saham. Ia menjelaskan bahwa pasca perusahaan melakukan "go public", kewajiban keterbukaan bisa dilakukan emiten melalui situs internetnya dan web bursa. Mulai 2015 pula kewajiban pelaporan emiten ke OJK bisa dilakukan secara elektronik. "Kebijakan-kebijakan yang ditujukan untuk efisiensi proses tersebut akan meningkatkan minat perusahaan untuk go public," katanya. Nurhaida menambahkan bahwa pasar modal Indonesia juga akan memiliki instrumen baru yakni Efek Beragun Aset berupa Surat Partisipasi (EBA SP). Pihaknya meyakini EBA SP akan menjadi pilihan instrumen investasi baru yang menarik bagi investor. "Pertambahan jumlah emiten dan produk keuangan merupakan faktor penting untuk memperdalam pasar, di samping tentunya peningkatan jumlah investor," katanya. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026