
BPS: Kelancaran Distribusi Komoditas Tekan Kenaikan BPS

Jakarta, (Antara) - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Pusat Suryamin menyatakan kelancaran distribusi komoditas pangan dalam menenuhi kebutuhan masyarakat di pasaran akan menekan pengaruh dari kenaikan harga bahan minyak (BBM). "Kelancaran komoditas dan meningkatnya produksi pangan akan menekan pengaruh terhadap kenaikan BBM," katanya usai membuka seminar nasional Ikatan Perstatistikan Indonesia di Jakarta, Jumat. Ia menjelaskan, apabila ada komoditas pangan yang mengalami penurunan dan produksinya naik, maka akan menekan terhadap pengaruh dari kenaikan satu komoditas yang menyumbang inflasi. "Artinya, Kenaikan BBM akan bisa ditekan dengan turunnya harga komoditas lain, sehingga kanaikannya tidak terlalu tinggi" katanya. Menurut dia dengan adanya kelancaran penyaluran dan peningkatan produksi makan tidak akan berdampak besar akibat kenaikan harga bahan bakar minyak. Ia mengatakan pantauan yang dilakukan BPS dalam dua pekan terakhir terhadap 22 komoditi memiliki tren penurunan seperti gula pasir dan bawang merah. "Kami yakin inflasi hingga akhir tahun tetap aman jika tidak ada kenaikan harga BBM," katanya. Terkait kenaikan harga BBM, pemerintah dapat melakukan secara bertahap, namun perlu melakukan pengawasan ketat terhadap pelaku usaha. "Kenaikan bertahap memang bagus. Tetapi yang perlu diawasi secara ketat adalah pelaku usaha agar tidak menaikkan harga berkali-kali," katanya. Pemerintah juga menyiapkan program penganti kepada masyarakat miskin akibat adanya kenaikan harga bahan bakar minyak. Ia mengatakan terkait persentase yang akan disumbang terhadap akan adanya kenaikan BBM, pihaknya akan menghitung dengan detil. (*/sun)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
