Logo Header Antaranews Sumbar

DK PBB Kecam Pembunuhan "Keji" Pekerja Bantuan Inggris

Senin, 15 September 2014 11:08 WIB
Image Print

PBB, AS, (Antara/AFP) - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa Ahad mengutuk "pembunuhan keji dan pengecut" pekerja bantuan Inggris David Haines oleh kelompok garis keras Negara Islam (IS), yang sebelumnya dikenal sebagai Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). "Kejahatan ini adalah pengingat tragis peningkatan bahaya yang dihadapi personil kemanusiaan setiap hari di Suriah," kata dewan menekankan dalam satu pernyataan, yang disetujui dengan suara bulat oleh 15 anggotanya. Pernyataan menyerukan pekerja bantuan untuk dihormati di daerah konflik dan "menekankan lagi bahwa ISIS harus dikalahkan dan bahwa tidak ada toleransi, kekerasan dan kebencian harus disingkirkan." Menggunakan singkatan alternatif untuk kelompok itu, anggota dewan menekankan bahwa "tindakan lanjutan seperti barbarisme yang dilakukan oleh ISIS yang juga disebut ISIL (Negara Islam Irak dan Levant) tidak mengintimidasi mereka melainkan mengeraskan tekad mereka bahwa harus ada upaya bersama" untuk menentangnya, dan kelompok-kelompok gerilyawan lainnya. Dewan juga menyerukan "segera, dan pembebasan tanpa syarat dari semua orang yang terus sandera" oleh IS dan kelompok-kelompok lain yang terkait dengan Al-Qaida. Resolusi mendesak semua negara "untuk bekerja sama secara aktif" dengan upaya Inggris untuk membawa pelaku eksekusi Haines ke pengadilan. Haines diculik di Suriah pada Maret 2013. Pemenggalan terungkap dalam satu video yang disiarkan Sabtu oleh para pejuang ISIS, satu kelompok ekstremis yang telah mengambil alih wilayah yang sangat luas di Irak dan Suriah dalam beberapa bulan terakhir. (*/sun)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026