Jakarta, (Antara) - PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk (BRI) dan PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) menandatangani nota kesepahaman pemberian fasilitas kredit waralaba kepada Rajawali Mart atau yang lebih dikenal dengan "Waroeng Rajawali". Sekretaris Perusahaan BRI Budi Satria mengatakan potensi kredit dari bisnis itu mencapai sebesar Rp40 milyar. "Perkiraan kebutuhan kredit waralaba untuk pembukaan Waroeng Rajawali sekitar Rp160 juta sampai dengan Rp240juta," ujar Budi saat penandatanganan nota kesepahaman itu di Jakarta, Rabu. Budi menuturkan nantinya RNI menargetkan pembukaan 500 Waroeng Rajawali dengan total 100 warung milik RNI sendiri dan 400 untuk kemitraan (waralaba). Pembukaan Waroeng Rajawali tersebar di berbagai daerah/kota antara lain Bali, Lombok, Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek), Serang, Surabaya, Bandung, Makassar, Malang, Medan, Semarang, Yogjakarta dan Cirebon. RNI merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang usaha agro industri, farmasi dan alat-alat kesehatan, properti dan perdagangan, serta ritel dengan nama dagang Waroeng Rajawali. Produk yang dihasilkan RNI antara lain raja gula, raja air, raja daging, raja teh, raja beras dan lain-lain. Untuk memasarkan produknya, salah satu strategi yang dilakukan oleh RNI dengan membuka Waroeng Rajawali. Selain menjual produk yang dihasilkan oleh RNI, Waroeng Rajawali juga akan menjual produk dari produsen lainnya. Tidak hanya sekedar membangun Waroeng Rajawali, RNI juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berwiraswasta dengan memiliki Waroeng Rajawali melalui cara kemitraan atau waralaba. "Dengan investasi yang relatif lebih murah dari waralaba sejenis, maka diharapkan akan terjangkau oleh masyarakat banyak. Hal ini tentunya turut membantu masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan," kata Budi. Budi menambahkan BRI memiliki berbagai jenis fasilitas kredit, salah satunya adalah kredit waralaba. Kredit waralaba diberikan bagi calon investor yang ingin memiliki usaha yang sudah diwaralabakan. Saat ini BRI sudah melakukan kerja sama dengan beberapa perusahaan terkait dengan kredit waralaba. Pada semester II tahun 2014, total outstanding kredit wralaba yang diberikan lebih dari Rp65 miliar. "Tumbuh hampir 25 persen bila dibandingkan dengan akhir tahun atau Desember 2013. Ini pertanda bahwa bisnis waralaba akan terus berkembang," kata Budi. (*/sun)
Berita Terkait
BUMN Pangan resmi diluncurkan
Rabu, 12 Januari 2022 11:56 Wib
PT RNI sebut lapisan dalam masker yang diimpor dari luar negeri merupakan komponen krusial
Jumat, 6 Maret 2020 14:02 Wib
Bahan baku produksi masker kosong, RNI hentikan ekspor masker ke luar negeri
Jumat, 6 Maret 2020 13:47 Wib
RNI Kembangkan Peternakan Unggas Terintegrasi Riset
Jumat, 3 Maret 2017 6:23 Wib
RNI : Perdagangan Elektronik BUMN Diluncurkan Akhir September
Sabtu, 13 Agustus 2016 19:10 Wib
Didik Prasetyo Nakhoda Baru RNI
Selasa, 23 Juni 2015 13:56 Wib
RNI Berharap Jokowi-JK Dukung Industri Gula Nasional
Minggu, 19 Oktober 2014 13:22 Wib
RNI Rambah Bisnis Air Mineral "Raja Air"
Kamis, 26 Juni 2014 12:00 Wib
