Logo Header Antaranews Sumbar

Pengurus PB PBSI 2012-2016 Dilantik

Jumat, 14 Desember 2012 13:42 WIB
Image Print

Jakarta, (ANTARA) - Pengurus Besar Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI) periode 2012-2016 di bawah kepemimpinan Gita Wirjawan dilantik Ketua Umum KONI Tono Suratman di Kantor Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, Jumat. Pada pelantikan yang dihadiri Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Rita Subowo, Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf, pengurus provinsi (Pengprov) serta atlet pelatnas itu juga diserahkan bendera PBSI dari Ketua Umum KONI Tono Suratman kepada Ketua Umum PBSI Gita Wirjawan. Ketua Umum KONI Tono Suratman mengatakan bahwa dengan pengukuhan tersebut, maka secara resmi seluruh jajaran PB PBSI, sesuai nama dan jabatannya, telah terikat dengan amanah dalam menjalankan fungsi dan tugas keolahragaan yang ditetapkan dalam AD-ART PBSI. Gita Wirjawan usai pelantikan mengatakan kepada pers bahwa ia yakin bisa meningkatkan prestasi bulu tangkis Indonesia yang saat ini sedang terpuruk. "Saya percaya kalau kita tata ulang manajemen, sistem pendidikan dan kompensasi untuk pemain dan pelatih, peningkatan prestasi bisa terwujud. Itu fondasinya," kata Gita yang juga menjabat sebagai Menteri Perdagangan itu. Ia menambahkan, "saya siap mundur kalo tak bisa buahkan hasil sesuai aspirasi kita." Gita menjabat sebagai Ketua Umum PBSI setelah terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Nasional (Munas) ke-21 di Yogyakarta pada Jumat 21 September 2012. Ia memperoleh 31 suara pengprov menyisihkan calon lainnya yakni mantan pebulutangkis nasional Icuk Sugiarto yang hanya mendapat dua suara dari Pengprov DKI Jakarta dan Nusa Tenggara Barat sedangkan satu suara abstain dari Riau. Dalam menyusun kepengurusannya ini, Gita mengumpulkan beberapa legenda bulu tangkis Indonesia untuk memperkuat timnya seperti Ricky Soebagja, Rexi Mainaky, dan Susy Susanti. Dengan keterlibatan mantan jawara bulu tangkis Indonesia tersebut diharapkan dapat membangkitkan prestasi Indonesia. Rexi Mainaky yang dipercaya memegang bidang pembinaan dan prestasi itu tidak dapat menghadiri pelantikan karena masih berada di Filipina dimana sebelumnya ia menjadi pelatih di sana. Gita juga membentuk beberapa seksi bidang yang tidak ada di kepengurusan sebelumnya seperti staf ahli bidang yang diserahkan kepada Susy Susanti. "Harapannya kami bisa membangkitkan lagi bulu tangkis Indonesia. Kami yang pernah sukses di bulu tangkis pasti mau mengembalikan lagi kejayaan tersebut," kata Susi, peraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992 itu. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026