
S&P Capai Rekor Baru Tetapi Ditutup di Bawah 2.000

New York, (Antara/AFP) - Indeks S&P 500 menembus batas psikologis 2.000 poin untuk pertama kalinya selama perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), namun merosot kembali menjadi berakhir sedikit di bawah 2.000 poin. Saham-saham secara luas lebih tinggi karena keyakinan pembelian selama sesi, didukung oleh kehati-hatian Federal Reserve atas kenaikan suku bunga dan beberapa kesepakatan merger baru. Indeks S&P 500 naik 9,52 poin (0,48 persen) menjadi berakhir di 1.997,92, setelah sebelumnya mencapai tertinggi "intraday", sebuah rekor, di tingkat 2.001,95. Saham unggulan (blue chip) Dow Jones Industrial Average naik 75,65 poin (0,44 persen) menjadi ditutup pada 17.076,87, sementara indeks komposit teknologi Nasdaq bertambah 18,80 poin (0,41 persen) menjadi 4.557,35, level tertinggi sejak kejatuhan dot-com 14 tahun yang lalu. Para analis mengatakan pasar dibantu oleh komitmen Ketua Federal Reserve Janet Yellen pada Jumat (22/8) untuk mempertahankan suku bunga rendah meskipun peringatan dari minoritas yang disebut "hawks" inflasi meningkat. Berita segar pengambilalihan juga mendukung pembelian di pasar saham. Saham perusahaan farmasi InterMune, dengan perawatan untuk penderita paru fibrosis yang mematikan, melonjak 35,4 persen menjadi 72,85 dolar AS setelah raksasa Swiss Roche mengumumkan pembelian 74 dolar AS per saham senilai 8,3 miliar dolar AS secara total. Burger King dan jaringan makanan cepat saji Kanada Tim Hortons mengonfirmasi laporan bahwa mereka sedang mempertimbangkan peningkatan kerja sama yang akan bertujuan untuk memindahkan markas Burger King dari Amerika Serikat ke Kanada untuk mengambil keuntungan dari tarif pajak perusahaan yang lebih rendah. Saham Burger King naik 19,5 persen sementara Tim Hortons, diperdagangkan di bursa Toronto, bertambah 19,3 persen. Juga dilaporkan selama jam perdagangan, dan dikonfirmasi setelah pasar ditutup, bahwa Amazon membelian situs videogame Streaming Twitch senilai hampir satu miliar dolar AS. Amazon menambahkan 0,7 persen, sedangkan Google, yang sebelumnya telah mengejar Twitch, turun 0,4 persen. Netflix ditutup naik 0,4 persen. Goldman Sachs naik 1,4 persen setelah pada Jumat lalu mengumumkan kesepakatan dengan Badan Pembiayaan Perumahan Federal (FHFA) untuk menyelesaikan tuduhan pihaknya menjual obligasi hipotek (KPR) yang menyesatkan kepada Fannie Mae dan Freddie Mac menjelang krisis keuangan. Goldman sedang membeli kembali 3,15 miliar dolar AS dari obligasinya, dengan denda diperkirakan hanya 1,2 miliar dolar AS, perbedaan antara nilai pasar obligasi dengan apa yang dibayarkan FHFA. Harga obligasi lebih tinggi. Imbal hasil pada obligasi 10-tahun pemerintah AS turun menjadi 2,38 persen dari 2,40 persen pada akhir Jumat, sementara pada obligasi 30-tahun turun menjadi 3,13 persen dari 3,16 persen. Harga dan imbal hasil obligasi bergerak terbalik. (*/sun)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
