
Gerilyawan Kurdi Culik Tiga Pekerja Tiongkok di Turki Tenggara

Istanbul, (Antara/AFP) - Gerilyawan Kurdi menculik tigapekerja Tiongkok di Turki tenggara setelah pemberontak menyerang pabrik listrik tenaga termal tempat mereka bekerja, kata media pemerintah Senin. Para militan dari Partai Pekerja Kurdistan (PKK) menculik para pekerja Tiongkok Ahad malam ketika mereka sedang berbelanja di dekat perbatasan Irak, kata kantor berita Anatolia. Para penyerang menyerang pabrik itu dengan granat berpeluncur roket dan senapan serta melukai seorang penjaga keamanan, tambahnya. Operasi sedang berlangsung untuk menemukan para pekerja yang diculik tersebut. Tentara Turki mengkonfirmasi serangan terhadap pembangkit listrik itu, tetapi tidak memberikan rincian tentang pekerja Tiongkok yang diculik. PKK telah menculik tentara Turki, pekerja dan anggota parlemen di masa lalu selama pemberontakan bersenjata 30 tahun dalam upaya mencari pemerintahan sendiri di bagian tenggara. Insiden itu terjadi setelah bentrokan di Diyarbakir - kota mayoritas Kurdi yang lain - pekan lalu berkaitan dengan penghapusan patung pejuang PKK oleh tentara Turki. Seorang pengunjuk rasa Kurdi dan tentara Turki tewas ketika pasukan keamanan bentrok dengan para pemrotes pembongkaran patung, yang kemudian memicu protes di beberapa kota. Pemerintah telah mengumumkan rencana untuk memulai pembicaraan dengan PKK, yang meluncurkan pemberontakan di tenggara pada tahun 1984, yang telah menewaskan setidaknya 40.000 jiwa. Pemimpin PKK yang kini dipenjarakan, Abdullah Ocalan, mengatakan awal bulan ini bahwa pemberontakan yang berjalan panjang itu "akan segera berakhir", tetapi kekerasan sporadis masih terus berkecamuk di tenggara. (*/sun)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
