Logo Header Antaranews Sumbar

Ban Kutuk Serangan Bunuh Diri Terhadap Prajurit PBB di Mali

Minggu, 17 Agustus 2014 12:51 WIB
Image Print

PBB, New York, (Antara/Xinhua-OANA) - Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon pada Sabtu (16/8) mengutuk serangan bunuh diri di Mali Utara, sehingga menewaskan dua prajurit pemelihara perdamaian PBB dan melukai tujuh lagi. Ban "sangat sedih" oleh korban jiwa pada misi pemelihara perdamaian PBB di Mali (MINUSMA) dan mengutuk aksi pidana semacam itu terhadap personel PBB, kata satu pernyataan dari juru bicaranya. Satu kendaraan meledak pada Sabtu pagi di sebelah pangkalan patroli di Desa Ber, yang berada di Wilayah Timbuktu di Mali Utara, kata MINUSMA. "Serangan semacam itu takkan menghalangi PBB dari upayanya untuk mendukung rakyat Mali dalam upaya mereka mencari perdamaian di negeri mereka," kata Ban di dalam pernyataan tersebut, sebagaimana dikutip Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Ahad siang. Pada 25 April, Dewan Keamanan PBB mensahkan MINUSMA dengan 12.600 personel untuk mengambil-alih tanggung jawab dari misi pimpinan Afrika di Mali pada 1 Juli. Misi tersebut telah berulangkali diserang. Mali telah menyaksikan kudeta militer, pertempuran yang berkecamuk lagi antara pasukan pemerintah dan gerilyawan Tuareg, dan perebutan wilayah utaranya oleh gerilyawan fanatik sejak awal 2012. Negara Afrika Barat itu sekarang berada dalam proses pemulihan demokrasi dengan bantuan PBB dan lembaga regional Afrika. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026