Logo Header Antaranews Sumbar

Netanyahu Minta Kerry Bantu Lanjutkan Penerbangan AS ke Israel

Rabu, 23 Juli 2014 07:01 WIB
Image Print

Jerusalem, (Antara/Reuters/AFP) - Perdana Menteri IsraelBenjamin Netanyahu meminta Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry Selasa untuk membantu memulihkan penerbangan komersial AS ke Israel yang telah dibatalkan selama pertempuran Gaza, kata seorang pejabat Israel. Badan Penerbangan Federal AS mengeluarkan larangan penerbangan 24 jam oleh operator AS untuk Israel sebelumnya, sehari setelah sebuah roket pejuang Palestina menghantam dekat Bandara Internasional Ben-Gurion di luar Tel Aviv. Amerika Serikat Senin memperingatkan warganya terhadap perjalanan ke Israel dan Jalur Gaza, mendesak mereka untuk menunda kunjungan di tengah konflik saat ini. Pihaknya juga menegaskan pembatasan staf pemerintah AS dan keluarga mereka yang bekerja di negara itu, termasuk menyatakan Kota Tua di Yerusalem dilarang setelah gelap sampai pemberitahuan lebih lanjut. "Departemen Luar Negeri memperingatkan warga AS dari risiko bepergian ke Israel, Tepi Barat dan Gaza karena permusuhan yang sedang berlangsung di sana," kata satu peringatan perjalanan terbaru, dan menambahkan bahwa pihaknya "merekomendasikan bahwa warga AS mempertimbangkan penangguhan perjalanan yang tidak penting ke Israel." "Lingkungan keamanan masih kompleks di Israel, Tepi Barat, danWarga Gaza, dan warga AS harus menyadari risiko perjalanan ke daerah-daerah itu karena konflik saat ini antara Hamas dan Israel," kata peringatan Departemen Luar Negeri menambahkan. Banyak orang Amerika memiliki hubungan yang mendalam ke Israel, dan dua warga ganda AS-Israel tewas pada pertempuran Ahad untuk Angkatan Pertahanan Israel. Namun Departemen Luar Negeri menekankan bahwa peluncuran roket jarak jauh dari Jalur Gaza telah mencapai banyak bagian Israel, termasuk Yerusalem dan Tel Aviv. (*/sun)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026