
Kepala BNP2TKI Motivasi TKI Bekerja Sambil Belajar

Semarang, (Antara) - Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI) Gatot Abdullah Mansyur memotivasi calon TKI yang akan berangkat ke luar negeri untuk bekerja sambil belajar sampai menjadi sarjana. "Sudah banyak TKI yang mampu meraih gelar sarjana dengan ikut masuk Universitas Terbuka dan belajar secara online melalui internet," katanya saat memberikan pembekalan bagi seratusan calon TKI di Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan TKI (BP3TKI) Jawa Tengah di Semarang, Sabtu sore, dalam rangka Safari Ramadhan BNP2TKI. Ia mengungkap ada sekitar 500 TKI dari berbagai penempatan seperti di Hong Kong, Malaysia dan Timur Tengah yang saat ini menjadi mahasiswa Universitas Terbuka. "Ada TKI yang belum tamat SMP bisa ikut dulu penyetaraan paket B dan aket C, seperti bekas pembantu saya di Arab Saudi yang akhirnya mampu meraih sarjana," kata Gatot yang pernah bertugas delapan tahun di Arab Saudi. Pada bagian lain, Gatot juga meminta calon TKI untuk memahami betul budaya dan sistem hukum di negara penempatan sehingga tidak terkena pelanggaran hukum. "Banyak TKI tersandung kasus karena tidak paham budaya dan sistem hukum setempat," katanya. Pada kesempatan itu Gatot juga mengukuhkan kepengurusan Paguyuban Instruktur Tenaga Kerja Indonesia (Pagita) Jawa Tengah. Gatot meminta agar instruktur ikut mempelajari sistem hukum dan budaya di sejumlah negara penempatan dan bisa menyosialisasikan kepada calon TKI agar mereka lebih berhati-hati berperilaku dan bertindak di negara orang lain. Pada kesempatan itu BNP2TKI juga memberikan santunan kepada Daryoto, TKI yang tengah dirawat di RS Dr Karyadi Semarang. Bantuan disampaikan Deputi Penempatan BNP2TKI Agusdin Subiyantoro kepada Ibu Lestari, keluarga TKI. Safari Ramadhan BNP2TKI VII berlangsung sejak 10 Juli 2014 dan sudah mengunjungi Kabupaten Cirebon, Brebes, Pemalang, dan Semarang. Dijadwalkan Minggu (13/7) dinihari, Safari Ramadhan untuk Jawa Barat dan Jawa Tengah akan diakhiri dengan acara sahur bersama calon TKI di Semarang. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
