Logo Header Antaranews Sumbar

Anti-Rudal Israel Cegat Roket dari Gaza

Kamis, 10 Juli 2014 14:04 WIB
Image Print

Jerusalem, (Antara/AFP) - Sebuah roket yang ditembakkan dari Jalur Gaza dicegat di atas kota pesisir Israel Tel Aviv, Kamis pagi. Seorang juru bicara militer negara Yahudi mengatakan kepada AFP sebelumnya, bahwa dua roket telah dicegat oleh sistem anti-rudal Israel Iron Dome, namun kemudian jumlahnya direvisi. Di Jalur Gaza, di mana Israel telah melaksanakan serangan udara secara meluas, sayap bersenjata gerakan Hamas mengumumkan telah menembakkan dua roket M75 ke Tel Aviv. "Brigade Qassam menghantam Tel Aviv dengan dua roket M75," kata Brigade Ezzedine Al-Qassam dalam satu pernyataan. Roket M75 diproduksi secara lokal memiliki jangkauan sekitar 80 kilometer (50 mil), sehingga mampu menjangkau Tel Aviv, yang terletak sekitar 70 kilometer dari Jalur Gaza. Sementara itu layanan darurat di Kota Gaza melaporkan, sebanyak 29 warga Palestina - 17 di antara mereka perempuan dan anak-anak - tewas dalam operasi militer Israel di Jalur Gaza pada Rabu. Jumlah korban tewas secara keseluruhan dalam dua hari terakhir menjadi 50 orang, badan layanan darurat setempat mengatakan. Selain itu, hampir 500 orang juga terluka. Di antara korban tewas pada Rabu adalah 10 anak, tujuh perempuan, dan tiga anggota kelompok gerilyawan. Sampai saat ini belum terdapat informasi apakah korban-korban lain merupakan warga sipil atau gerilyawan. Setidaknya dari lima serangan udara Israel, semua korban tewas adalah perempuan dan anak, demikian juru bicara badan layanan darurat Ashraf al-Qudra. Pada Rabu sore, sebuah rudal mengenai sebuah rumah di Al-Maghazi - yang merupakan kamp pengungsi di bagian pusat Gaza - dan mengakibatkan terbunuhnya seorang ibu bersama empat anaknya. Sebelumnya, dua perempuan dan empat anak juga tewas di bagian utara dan timur Kora Gaza. Serangan di bagian timur kota Gaza, Shejaiya, menewaskan dua anak bersaudara berusia 12 dan 13 tahun. Sementara serangan lain di perumahan Zeitun membunuh seorang ibu dengan anaknya yang baru berusia 18 bulan. Sejak dimulainya serangan militer bernama "Operation Protective Edge" pada Selasa, pesawat tempur Israel telah menggempur 550 target di sekitar Gaza. Di sisi lain, sudah 170 rudal ditembakkan dari Gaza menuju Israel. Sebanyak 45 di antaranya mengenai pusat-pusat sejumlah kota, termasuk di antaranya Jerusalem dan Tel Aviv. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026