Logo Header Antaranews Sumbar

BNPB Siagakan Lima Helikopter Atasi Kebakaran Hutan

Senin, 30 Juni 2014 17:55 WIB
Image Print

Jakarta, (Antara) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana menyiagakan lima helikopter untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah daerah. "Kami menyiagakan lima helikopter dan dua pesawat untuk memadamkan kebakaran hutan yang masih terjadi di beberapa wilayah," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, Senin. Dari lima helikopter tersebut, kata Sutopo P.N. tiga di antaranya dioperasikan untuk memadamkan kebakaran hutan di Provinsi Riau. Tiga helikopter yang dioperasikan di Riau, yaitu Bolco, Kamov, dan Sikorsky, sedangkan dua helikopter jenis MI-8 disiagakan di Palembang (Sumatera Selatan) dan Palangkaraya, Kalimantan Tengah. "Karena titik panas terbanyak ada di Provinsi Riau, jumlah helikopter yang disiagakan lebih banyak di sana," tambahnya. Data yang dirilis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pusat, saat ini ada 37 titik panas atau hot spot di Riau. Titik panas tersebut terpantau di Kabupaten Bengkalis tiga titik, Kabupaten Dumai tiga titik, Kabupaten Kampar delapan titik, Pelalawan tujuh titik, Kuansing satu titik, Siak tiga titik, Rokan Hilir tujuh titik, Rokan Hulu dua titik, Indragiri Hilir tiga titik dan Indragiri Hulu satu titik. "Titik api ini sudah berkurang dibandingkan sepekan sebelumnya yang mencapai ratusan titik," tambahnya. Menurut Sutopo, ada dua metode pemadaman yang dilakukan BNPB, yaitu hujan buatan atau modifikasi cuaca dan bom air atau "water bombing". Kondisi cuaca berawan dan hujan yang mulai turun dengan intensitas sedang turut membantu pemadaman kebakaran hutan di Riau. Khusus untuk penanggulangan kebakaran hutan Riau pada bulan Februari hingga April 2014, BNPB sudah mengalokasikan dana sebesar Rp134 miliar. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026