Logo Header Antaranews Sumbar

HMI Minta Capres Prioritas Kelautan dan Pertanian

Minggu, 15 Juni 2014 06:35 WIB
Image Print

Padang, (Antara) - Himpunan Mahasiswa Islam meminta kedua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden, baik Prabowo Subianto-Hatta Rajasa maun Joko Widodo-Jusuf Kalla untuk memprioritaskan sektor kelautan dan pertanian. "Kandidat calon presiden diminta fokus soal kelautan dan pertanian," kata salah satu pengurus HMI Sumbar, Harry Effendi Iskandar, di Padang, Sabtu. Ia menjelaskan, bahwa saat ini keberpihakan pemerintah terhadap pengembangan sektor kelautan dan pertanian dinilai masih belum maksimal dan belum dijadikan prioritas. "Padahal peluang pengembangan di bidang kelautan dan pertanian sangat besar dan harus dipacu oleh pemerintah," ungkapnya. Selama ini, pengembangan pertanian dan kelautan dihadapkan dengan berbagai problema teknis dan keterbatasan sumber daya manusia (SDM). Karenanya dua sektor tersebut harus menjadi prioritas pemerintah. "Misalnya di sektor pertanian masih ada kendala pengairan dan hama pertanian. Kalau di bidang kelautan dihadapkan dengan keterbatasan peralatan dan teknologi," jelasnya. Hal sama juga dikatakan Ketua Serikat Petani Indonesia (SPI), Sumbar Irawan Hamid menyatakan, sektor pertanian dan kelautan harus tetap menjadi program prioritas yang harus dilakukan pemerintah diberbgai tingkatan di provinsi setempat. "Pertanian dan Kelautan masih memiliki potensi cukup besar untuk dikembangkan dalam meningkatkan pendapatan," katanya. Ia menjelaskan, khusus sektor pertanian, belum adanya keberpihakan pemerintah kepada petani di Indonesia. Lahan pertanian sekarang makin lama semakin berkurang, pupuk bersubsidi langka dan mahal, irigasi tidak maksimal dan harga hasil pertanian tidak mampu meningkatkan kesejahteraan petani. "Dengan sendirinya petani tidak lagi sejahtera, juga berdampak meningkatnya angka kemiskinan," ujarnya. Pemerintah bisa bersinergi untuk mewujudkan ekonomi yang pro bisnis tapi rakyat sejahtera, katanya. "Sumber daya alam dan manusia kita cukup mumpuni mengolah alam ini. Tinggal bagaimana ini dimaksimalkan, termasuk dengan bantuan alat dan dana, agar masyarakat lebih sejahtera," ujar Irawan Hamid. Pemilihan presiden dan wakil Presiden 9 Juli 2014 akan diikuti dua pasangan, yakni pasangan nomor urut satu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan pasangan nomor urut dua Joko Widodo-Muhamamd Jusuf Kalla. (*/zon)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026