Padang, (Antara) - Perguruan Tinggi Swasta Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Sumatera Barat (Sumbar) membangun kampus baru di kawasan Jalan By Pass Kota Pariaman, yang dibuktikan peletakan batu pertama oleh Gubernur, Irwan Prayitno.
Pelaksanaan peletakan batu pertama dihadiri Kepala Dinas Pendidikan, Syamsulrizal, Kepala Biro Humas Pemerintah Provinsi (Kabiro Humasprov) Irwan, Ketua Kopertis wilayah X Sumbar, Riau dan Jambi, Bupati Padang Pariaman, Ali Mukni, Ketua Yayasan Baharuddin, dan Ketua STIE Sumbar-Pariaman Dr. Nurtati, di Pariaman, Kamis.
Gubernur mengatakan patut bangga dan senang terhadap para mahasiswa STIE Sumbar-Pariaman terutama yang Pegawai Negeri Sipil (PNS) melakukan bisa penambahan pendidikan guna meningkatkan kualitas.
Sebab, apabila PNS tidak mau menambah pengetahuan tentunya juga berdampak pada pelayanan yang diberikan terhadap masyarakat.
"Pemprov Sumbar memberi apresiasi dimana tugas-tugas pemerintah di bidang pembangunan pendidikan telah terbantu yang seharusnya menjadi tanggungjawab pemerintah," katanya.
Namun, sangat disadari kondisi anggaran belum memungkinkan pemerintah mampu melakukan pelayanan pendidikan kepada masyarakat secara maksimal sampai ke tingkat perguruan tinggi.
Oleh karena itu, dukungan dan partisipasi masyarakat tentu menjadi harapan guna mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia yang memiliki daya saing di era global sekarang.
"Kepada para mahasiswa kami berharap, jangan dalam menambah pengetahuan selalu berpikir mencari pekerjaan, namun mesti mampu menciptakan lapangan kerja baru dalam kemandirian meningkatkan kesejahteraan hidup," katanya.
Jika seseorang hanya termotivasi karena ingin mendapatkan pekerjaan tentunya tidak akan membuat dia terbelenggu pada harapan yang kadang menjadi larut dan tidak berkembang.
Justu itu, dengan meningkat pengetahuan dan kemampuan SDM komitmennya mesti dibuktikan dengan karya-karya nyata melalui ketekunan dan kerja keras untuk menciptakan lapangan kerja baru.
"Kemajuan STIE yang telah dilakukan jajaran pengelolanya tentu sebuah perjuangan yang patut dibanggakan, sehingga diharapkan dapat melahirkan SDM Sumbar yang berkualitas dan bermutu sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan zaman," katanya.
Ketua STIE Dr. Nurtati menyampaikan perkembangan STIE Sumbar sejak berdiri pada 1984 telah mengalami pasang surut dalam perjalan waktu tersebut.
Namun sejak 2007 hingga sekarang telah memiliki mahasiswa sebanyak 1.100 orang dengan dua jurusan yakni, Manajemen dan Akuntasi.
Jadi, saat ini STIE berakreditasi C, yang sekarang sedang dalam proses penilaian akreditasi menuju B, mudah-mudahan dengan ada kampus sendiri akan mampu pula menaikan penilaian tersebut, sehingga dapat jadi jaminan bagi mahasiswa dan para alumni dalam bersaing di era global.
"Kami telah menetapkan visi pendidikan STIE memiliki daya saing di era global pada 2015," katanya. (*/sir)