Seoul, (Antara/Reuters) - Panitia Asian Games Korea 2014 telah meminta bantuan Komite Olimpiade Internasional (IOC) untuk bisa membawa Korea Utara ikut serta dalam pesta olahraga tersebut. Kabar tersebut muncul di tengah memanasnya suhu politik di semenanjung Korea setelah Korut menembakkan lebih dari 100 peluru jarak jauh ke perairan Korsel, sebagai bagian dari suatu latihan militer hari Senin lalu, yang mendorong Korsel melakukan balasan. Korut pekan-pekan ini terus meluncurkan peluru kendali, sebagian besar dengan jarak pendek, sebagai respon atas latihan gabungan AS-Korsel yang diadakan tiap tahun. Asian Games 2014 akan berlangsung di Incheon, Korea Selatan, September ini. Ketua panitia Asian Games 2014 Kim Young-soo dalam pernyataannya menyebutkan bahwa pihaknya telah mengajukan permintaan kepada Presiden IOC Thomas Bach dalam pertemuan di Kuwait, Senin lalu. Bach menjawab bahwa IOC akan mencoba sebisa mungkin untuk membantu panitia. Ia juga mengatakan akan hadiri pada saat penyelenggaraan pesta olahraga antarbangsa Asia itu. "Setiap kompetisi akan semarak saat semua negara anggota berpartisipasi, termasuk pada Asian Games di Incheon," kata Bach. Pihak Korut Januari lalu mengatakan akan mengirim tim sepak bola putra dan putri ke Asian Games. Kantor berita Korsel Yonhap menyebut pejabat Pyongyang sebulan kemudian mengatakan bahwa Korut akan berpartisipasi pada semua cabang olahraga di Asian Games. Pada Asian Games Busan di Korsel tahun 2002, Korut mengirim delegasi sebanyak 200 atlet dan 100 penggembira. (*/jno)