Miami, (Antara/AFP) - Juara dua kali Roger Federer dan juara bertahan Andy Murray melaju ke putaran keempat Miami Master ATP dan WTA, melalui kemenangan efisien pada Minggu yang panas dan lembab. Peringkat kelima dunia Federer menaklukkan petenis Belanda Thiemo de Bakker 6-3, 6-3 dalam waktu satu jam lebih, sedangkan unggulan keenam asal Inggris Raya Murray menaklukkan rekan letihannya Feliciano Lopez 6-4, 6-1. Ivan Lendl, mantan pelatih Murray, duduk di box pemain untuk menyaksikan kemenangan mantan anak asuhnya. Federer (32) mematahkan serve lawannya untuk meraih kemenangan pada game terakhir, di mana De Bakker menggagalkan sepasang match point sebelum melakukan kesalahan ganda pada momen penting. Federer mengamankan kemenangan ke-21nya musim ini ketika pukulan backhand lawannya melambung terlalu panjang. "Saya merasa benar-benar bagus dengan permainan saya," kata Federer, yang selanjutnya akan menghadapi unggulan kesembilan asal Prancis Richard Gasquet. "Kepercayaan diri saya tinggi dan saya bergerak dengan baik. Saya sangat bergairah mengenai bagaimana saya bermain." Federer mengatakan dirinya akan perlu mengumpulkan informasi mengenai Gasquet, yang terakhir kali ia hadapi pada November silam pada ajang penutup musim di London. "Kami telah bertanding beberapa kali, namun saya tidak yakin bagaimana permainannuya saat ini," ucapnya. "Saya harus sedikit mencari tahu." Murray memoles rekornya menjadi 9-0 atas Lopez dalam waktu 73 menit. Pria Skotlandia itu, yang banyak berlatih di Miami pada masa libur kompetisi, menajamkan rekornya menjadi 21-6 di kota AS. "Saya tidak tahu seberapa panasnya, namun ketika kami keluar sekitar pukul 9.30 itu sudah 80 fahrenheit (23 derajat celcius) dan itu sangat lembab. Itu bukan kondisi-kondisi yang mudah," kata Murray. Ia sekarang menghadapi unggulan ke-11 asal Prancis Jo-Wilfried Tsonga, yang menundukkan Marcos Baghdatis 4-6, 7-6 (8/6), 7-5. Murray telah memenangi delapan dari sembilan pertemuan mereka di ajang-ajang ATP, yang terkini adalah pada tahun lalu di lapangan rumput Queens. Tsonga lepaskan 16 pukulan ace Tsonga kalah satu set dan tertinggal 1-5 pada tie break set kedua, ketika ia kemudian mendapatkan kembali penampilan terbaiknya, bangkit untuk mengamankan kemenangan setelah bertanding selama dua setengah jam. Petenis Prancis itu melepaskan 16 ace dan hanya memerlukan satu break untuk memastikan kemenangannya. "Ini terlihat seperti pertandingan yang sangat berat," kata Murray mengenai kemenangan Tsonga. "Banyak pertandingan yang berlangsung ketat sampai akhir. Ia tampil dengan baik untuk dapat bangkit." Petenis lain yang juga melaju adalah petenis China peringkat dua dunia Li Na, juara bertahan Australia Terbuka yang menyingkirkan petenis AS Madison Keys 7-6 (7/3), 6-3. Li menghabiskan hampir satu jam untuk dapat lolos dari set pertama, menggagalkan dua set point saat Keys melakukan serve. Petenis AS itu melakukan kesalahan saat melepaskan backhand pada kesempatan pertamanya, dan kesalahan ganda pada peluang keduanya sebelum Li mendapatkan break untuk skor 5-4 pada set yang itu kemudian harus diakhiri dengan tiebreak. Li memenangi penentu pada percobaan pertama dari empat set pointa untuk mengamankan momentum. Ia kemudian menggagalkan sepasang break point pada game terakhir dan menang setelah tampil selama satu jam 41 menit. "Ini merupakan pertandingan yang begitu berat," kata Li. "Ia bermain baik, serve keras, forehand keras, khususnya ketika ia tertinggal 3-1 dan kemudian bangkit untuk mendapatkan skor 5-3 dan melakukan serve untuk set pertama." "Sepanjang masa itu saya tidak terlalu banyak berpikir. Saya berkata, Ok, upayakan untuk memukul bola, usahakan melakukan apa yang harus Anda lakukan, dan saya pikir menggagalkan set point setidaknya menjaga peluang saya pada set pertama." "Itu sedikit mengubah pertandingan, karena setelahnya saya merasa ia menurunkan level." Li memenangi pertandingan meski melakukan tujuh kesalahan ganda, 26 kesalahan tidak disengaja, dan hanya 11 pukulan kemenangan. Selanjutnya ia akan menghadapi Carla Suarez atau Kaia Kanepi. Unggulan ketiga asal Polandia Agnieszka Radwanska, runner up Indian Wells pekan lalu, mengalahkan petenis Rusia Elena Vesnina 7-5, 6-3 dan berikutnya akan berhadapan dengan petenis Ukraina berusia 19 tahun Elina Svitolina. (*/sun)