Mantan Jenderal Penting Kanada di Afghanistan Ditahan
Jumat, 31 Januari 2014 19:11 WIB
Ottawa, Kanada, (Antara/AFP) - Seorang mantan brigadir jederal Kanada dan komandan pasukan Kanada di Afghanistan ditahan di Afghanistan karena terlibat penyelundupan senjata, tetapi majikannya, Kamis mengatakan ia diperkirakan akan segera dibebaskan.
Daniel Menard mengundurkan diri dari militer setelah dihukum tahun 2011 karena terlibat kasus percintaan dengan seorang wanita kopral yang berada dibawah komandonya sewaktu masih aktif.
Ia kini bekerja bagi perusahaan keamanan Garda World, yang juru bicaranya mengemukakan kepada AFP Menard ditahan oleh pihak berwenang Afghanistan sekitar 12 Januari setelah melakukan pertemuan dengan para pejabat Afghanistan.
Penahanan Menard, katanya terkait dengan satu "salah pengertian adminisitratif" menyangkut izin perusahaan keamaman swasta itu untuk beroperasi di negara itu.
"Masalah izin kini telah diselesaikan dan ia mengharapkan akan segera dibebaskan," tambahnya.
Surat kabar Globe and Mail sebelumnya mengutip pernyataan kepala kepolisian Kabul Jenderal Zaher Zaher yang mengatakan Menard ditahan karena "penyelundupan senjata."
Para pejabat pemerintah Kanada mengemukakan kepada AFP bahwa "pelayanan konsuler diberikan kepada seorang warga Kanada yang ditahan di Afghanistan."
Akan tetapi para pejabat itu tidak mengonfirmasikan identitas orang itu begitu juga sekitar penahanan itu.
Menard dibebas tugaskan dari komando pasukan Kanada yang bertanggung jawab atas wilayah Kandahar Mei 2010 karena kasus percintaannya dengan wanita kopral itu.
Pasukan kanada melarang hubungan intim selama mereka berada dalam penggelaraan itu.
Kanada mengakhiri missi tempurnya di Afghanistan setahun terlambat tahun 2011, menutup beban tugas itu setelah sembilan tahun dan 157 tentaranya tewas.
Menard memimpin operasi-operasi Garda di Afghanistan sejak November 2011, kata laman pasukan itu. (*/WIJ)
Pewarta : 34
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wali Kota Padang dan Dirjen KP tinjau lokasi banjir bandang di Lubuk Minturun
03 December 2025 19:18 WIB
Pemkot Bukittinggi sepakati optimalisasi pemungutan pajak bersama DJP dan DJPK
17 October 2025 13:40 WIB