Kota Padang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mengupayakan perbaikan sejumlah ruas jalan untuk penyelenggaraan Tour de Singkarak (TdS) atau ajang balap sepeda berskala internasional 2027 menggunakan anggaran bantuan Bank Dunia atau Word Bank.
"Informasi dari Kementerian Pariwisata ada anggaran dari World Bank untuk perbaikan infrastruktur jalan yang terkait dengan destinasi pariwisata," kata Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Lila Yanwar di Kota Padang, Selasa.
Rencananya, ia bersama perwakilan Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang Sumbar akan bertolak ke Jakarta pada Rabu (5/5), tepatnya ke Kementerian Pariwisata untuk mengusulkan permohonan bantuan anggaran dari bank dunia.
"Nanti kita akan mengajukan proposal untuk perbaikan beberapa ruas jalan yang akan menjadi stage TdS 2027," ujar dia.
Lila mengatakan pemerintah provinsi bersama sejumlah kabupaten dan kota serta dinas terkait telah beberapa kali mengadakan rapat untuk persiapan TdS 2027. Setidaknya terdapat beberapa daerah yang berkeinginan sebagai tuan rumah ajang balap sepeda internasional tersebut.
Beberapa daerah itu yakni Kota Padang, Kabupaten Tanah Datar, Kota Padang Panjang, Kota Bukittinggi, Kabupaten Pesisir Selatan Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Solok Selatan serta Kabupaten Agam,
Penyelenggaraan TdS pada 2027 merupakan upaya rebranding setelah sebelumnya sempat ditiadakan beberapa tahun. Langkah itu juga mendapat persetujuan dan dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata agar sektor pariwisata Ranah Minang terus menggeliat.
Sebelumnya, Deputi Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata Hariyanto dalam kunjungan kerjanya ke Kota Padang memastikan TdS kembali digelar di Provinsi Sumbar pada 2027 guna mendukung kemajuan sektor pariwisata dan olahraga.
Terkait kesiapan infrastruktur menjelang penyelenggaraan TdS 2027, Kementerian Pariwisata memastikan akan berkoordinasi lebih intens dengan berbagai pihak yang terlibat terutama pemerintah daerah. Hal itu menyangkut dengan aspek atraksi, amenitas dan aksesibilitas pascabencana hidrometeorologi di akhir 2025.