Timika, (Antara) - Sejumlah kendaraan patroli pengawal dan kendaraan pengangkut bahan makanan PT Freeport Indonesia ditembak oleh gerombolan bersenjata tak dikenal di Mil 43 ruas jalan Timika menuju Tembagapura, Jumat sekitar pukul 11.55 WIT. Kepala Bidang Humas Polda Papua, AKBP Sulistyo Pudjo Hartono yang dihubungi Antara dari Timika, Jumat membenarkan adanya insiden tersebut. Pudjo menerangkan, insiden penembakan itu terjadi saat konvoi kendaraan patroli pengawal dan kendaraan pengangkut bahan makanan milik PT Freeport baru kembali dari Mil 51 menuju ke arah Mil 38. Saat konvoi kendaraan melintas di sekitar Mil 43, gerombolan bersenjata tak dikenal menembaki sejumlah kendaraan tersebut dari arah kiri jalan. Namun dalam peristiwa itu tidak ada korban meninggal maupun terluka. "Setelah kejadian itu, aparat langsung melakukan olah tempat kejadian perkara serta melakukan penyisiran di sekitar lokasi untuk menangkap pelakunya," kata Pudjo. Informasi lain yang dihimpun menyebutkan bahwa kendaraan patroli zona alfa yang mengawal mobil pengantar bama PT Freeport merupakan mobil RP04 yang ditumpangi oleh Chris Callowe dan tiga anggota Brimob dipimpin Aipda Sugianto. Selain itu terdapat juga mobil escort nomor lambung 104785 yang dikemudikan Kristian. Di dalam mobil tersebut, ikut dua anggota TNI yang bertugas di Pos Mil 39 dipimpin Praka Asep. Sedangkan mobil pengantar bama dengan nomor lambung 104763 dikemudikan Joe. Usai mengantar makanan karyawan yang bertugas di Mil 51, konvoi kendaraan tersebut kembali ke Mil 38. Dalam perjalanan, tepat di sekitar Mil 43 antara RPU 07 dan RPU 08, mobil pengawal RP04 diberondong tembakan sebanyak empat kali dari arah kiri jalan. Tembakan itu mengenai bawah lampu sein kiri depan, dua butir mengenai kaca depan lurus dengan supir dan satu butir di atas kaca. Gerombolan bersenjata juga menembak mobil escort 104785 yang mengenai pintu kiri bagian bawah. Teror penembakan oleh gerombolan bersenjata tak dikenal di ruas jalan Freeport terjadi secara beruntun sejak Minggu (8/12). Bahkan konvoi kendaraan yang ditumpangi Danrem 174/Anim Ti Waninggap (ATW) Merauke, Brigjen TNI Bambang Hariyanto bersama rombongan pada Kamis (12/12) siang tak luput dari serangan kelompok bersenjata tak dikenal saat dalam perjalanan dari Timika menuju Mil 41 dan Mil 42 untuk meninjau lokasi penembakan sebelumnya. Sejauh ini pihak kepolisian menduga bahwa aksi teror penembakan di ruas jalan Freeport tersebut terkait dengan kelompok bersenjata Kali Kopi pimpinan Teny Kwalik yang bermarkas di kawasan Tanggul Timur. Kelompok Teny Kwalik dalam surat selebaran yang beredar di Timika sebelumnya telah mengakui mendalangi sejumlah aksi teror penembakan di area PT Freeport sejak 2009. (*/WIJ)