Kota Padang (ANTARA) - Menteri Perdagangan (Mendag) RI Budi Santoso menyebut hilirisasi menjadi kunci utama agar gambir (genus uncaria) asal Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) bisa memainkan peran besar di pasar global.
"Untuk menduniakan gambir seperti ginseng dari Korea maka caranya hanya satu yakni hilirisasi," kata Mendag RI Budi Santoso di sela-sela pelepasan ekspor 27 ton gambir ke India di Kota Padang, Selasa.
Menurut Mendag, tanaman bernama latin genus uncaria yang banyak tumbuh di Kabupaten Limapuluh Kota dan Kabupaten Pesisir Selatan tersebut mempunyai potensi besar jika dilakukan hilirisasi.
Selama ini Indonesia khususnya Provinsi Sumbar masih bergantung pada ekspor dalam bentuk ekstrak dengan negara tujuan utama India. Sementara, di India ekstrak gambir kembali diolah menjadi berbagai macam produk turunan di antaranya pewarna tekstil, obat-obatan hingga produk kecantikan.
Oleh karena itu, Mendag mendorong agar Pemerintah Provinsi Sumbar bersama Kabupaten Limapuluh Kota dan Kabupaten Pesisir Selatan mengarahkan pada hilirisasi agar gambir memberikan lebih banyak manfaat ekonomi terutama bagi petani.
Menurutnya, apabila hilirisasi gambir dengan berbagai macam produk turunannya bisa dilakukan maka pemerintah terutama Kementerian Perdagangan akan membantu membuka atau mencarikan peluang pasar ekspor salah satunya lewat perjanjian dagang dengan negara lain.
Dalam kesempatan itu, Mendag mengatakan pada tahun ini Indonesia baru saja menyelesaikan Perjanjian Dagang Uni Eropa-Indonesia atau IEU-CEPA. Perjanjian ini diproyeksikan bisa ditandatangani pada Januari 2026. Selain itu, Indonesia juga sudah menandatangani perjanjian dagang dengan Kanada dan perjanjian dagang antara Indonesia dan negara-negara kawasan Eurasia di akhir 2025.
Ia menjelaskan perjanjian dagang dengan banyak negara di dunia ditujukan agar produk-produk asal Indonesia gampang masuk. Sebab, dalam klausul perjanjian itu akan menghilangkan hambatan dagang termasuk soal tarif.
"Tarif dan nontarif itu dibicarakan sehingga akses produk kita gampang masuk ke banyak negara," ujar dia.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Mendag sebut hilirisasi jadi kunci agar gambir Sumbar mendunia
Mendag ungkap hilirisasi jadi kunci gambir Sumbar bisa mendunia
Selasa, 18 November 2025 13:10 WIB
Menteri Perdagangan (Mendag) RI Budi Santoso melepas ekspor 27 ton gambir asal Sumatera Barat dengan negara tujuan India di Kota Padang, Selasa (18/11/2025). ANTARA/Muhammad Zulfikar
Pewarta : Muhammad Zulfikar
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Emas batangan Antam, Kamis (12/02/2026) tak bergerak di angka Rp2,947 juta/gr
12 February 2026 9:04 WIB
Harga Emas Antam turun Rp7.000 ke angka Rp2,947 juta per gram, Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:32 WIB
Simak harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian yang naik Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:09 WIB
Harga emas Antam Selasa (10/02/2026) hari ini naik Rp14.000 menjadi Rp2,954 juta/gram
10 February 2026 10:00 WIB
Selasa (10/02/2026) hari ini emas UBS Rp2,993 juta/gr dan Galeri24 Rp2,979 juta/gr
10 February 2026 9:02 WIB
Harga emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian Senin (09/02/2026) hari ini, simak daftarnya
09 February 2026 9:06 WIB
Minggu (08/02/2026) hari ini, Harga emas UBS Rp2,972 juta per gr, Galeri24 Rp2,958 juta per gr
08 February 2026 9:00 WIB