Padang (ANTARA) - Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), Universitas Negeri Padang (UNP), memperkenalkan inovasi trainer transmisi otomatis, kepada guru dan 30 siswa kompetensi keahlian otomotif, SMKN 1 Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat.

"Pengenalan inovasi trainer transmisi otomatis, dilakukan melalui pelatihan intensif selama tiga hari dari tanggal 24 hingga 26 Juli 2025 lalu," kata Ketua Tim PKM UNP di Tarusan, Dr. Muslim, S.Pd., M.Pd.T., pada Selasa, di Padang.

Ia mengatakan kegiatan ini merupakan respons atas dominasi kendaraan bertransmisi otomatis, yang mencapai 85 persen pasar otomotif Indonesia (Gaikindo 2023), sekaligus mengatasi kesenjangan fasilitas praktik di lembaga vokasi.

"Di tengah percepatan transformasi industri otomotif global, penguasaan teknologi transmisi otomatis telah menjadi kompetensi kritis," lanjutnya. 

Ia menjelaskan bahwa alat berbasis simulasi ini, memungkinkan praktik perawatan dan troubleshooting, tanpa risiko merusak komponen asli kendaraan. 

"Hibah trainer ini menjadi solusi berkelanjutan, untuk mengatasi keterbatasan sarana praktik, sekaligus menyiapkan tenaga kerja berbasis industri," tegasnya.

Pelatihan yang merupakan hasil kolaborasi antara Fakultas Teknik UNP dengan SMKN 1 Koto XI Tarusan ini, melibatkan para pakar seperti Dr. Delvi Asmara, S.Pd., M.Kom; Naseh Ulwan, S.S.T., M.Pd.; dan Iffarial Nanda, S.Pd., M.Pd.T.

Metode pembelajaran mengintegrasikan sesi teoritis tentang sistem pemindah tenaga transmisi otomatis, serta pengenalan langsung cara penggunaan dan pemahaman trainer.

Program ini secara holistik mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDGs 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan kapasitas pendidik.

Kemudian SDGs 8 mengenai Pekerjaan Layak dengan penyiapan tenaga terampil, serta SDGs 9 terkait Inovasi Infrastruktur.

"Untuk menjamin keberlanjutan, tim merencanakan coaching clinic berkala, dan rencana donasi alat ke sekolah," sebutnya.

Kegiatan ini terlaksana dengan pendanaan UNP Tahun Anggaran 2025, sebagai wujud komitmen dalam memperkuat ekosistem pendidikan vokasi di Sumatera Barat.

"Hibah alat bukan akhir kolaborasi, tapi awal sinergi berkelanjutan antara kampus dan SMK," katanya.

Kepala SMKN 1 Koto XI Tarusan, Almes Gangga, S.Pd., M.Pd.T., menyambut positif inisiatif ini.

“Pelatihan ini secara langsung mengatasi skill gap, yang selama ini menjadi tantangan bagi lulusan kami, agar siap kerja maupun melanjutkan studi,” ujarnya.

Ia menyebut antusiasme peserta terlihat jelas saat mereka mempelajari langsung cara kerja trainer, yang bagi sebagian siswa merupakan pengalaman pertama berinteraksi dengan teknologi tersebut.


Pewarta : Melani Friati
Editor : Jefri Doni
Copyright © ANTARA 2026