Padang Panjang (ANTARA) - Pemerintah Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, melalui surat edaran Nomor 25 tahun 2025 tertanggal 13 Juli 2025 tentang pelaksanaan hari pertama sekolah bersama ayah dalam mendukung GATI mengimbau seluruh sekolah di Padang Panjang melaksanakan kegiatan tersebut pada hari pertama tahun ajaran baru 2025-2026.

“Imbauan ini juga disampaikan kepada ASN laki-laki yang memiliki anak usia sekolah untuk  mengantar anak ke sekolah pada hari pertama masuk sekolah, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap gerakan ini,” ungkap Wakil Walikota Allex Saputra, saat meninjau Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 1 Padang Panjang, Senin.

Ia menambahkan, kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat mendokumentasikan kegiatan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah dan menyebarkannya di jejaring media sosial dan kanal resmi perwakilan BKKBN Sumbar.

“Suksesnya gerakan ini, kita harapkan OPD terkait untuk berkoordinasi dan berkolaborasi dalam menyukseskan gerakan ini secara luas di Kota Padang Panjang. Dengan gerakan ini diharapkan dapat membangun kedekatan emosional antara ayah dan anak serta menumbuhkan budaya pengasuhan yang setara dan bertanggung jawab dalam keluarga,” jelas dia.

Menurut Allex, melalui gerakan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam menciptakan keluarga berkualitas dan generasi emas untuk Indonesia yang lebih maju.

Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah bagian dari program pemerintah melalui Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/ BKKBN yang meluncurkan gerakan Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) yang dikhususkan untuk para Ayah. GATI diinisiasi karena fenomena fatherless atau ketidakterlibatan peran dan figur ayah dalam kehidupan seorang anak baik secara fisik atau psikologis.

United Nations Children's Fund (UNICEF) merilis 20,9 persen anak-anak Indonesia kehilangan ayah atau fatherless. Menyikapi hal ini pemerintah, mengharapkan GATI dapat menjadi inspirasi bagi para Ayah agar lebih perhatian dengan anaknya dan jangan sampai peran Ayah digantikan oleh telepon genggam yang digunakan anaknya.

Kemendukbangga/ BKKBN mendorong keterlibatan lebih besar para ayah dalam pengasuhan anak melalui Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah, yang tertuang dalam Surat Edaran Mendukbangga/Kepala BKKBN Nomor 7 Tahun 2025.

Sementara itu di hari pertama sekolah dalam pelaksanaan awal MPLS di Komplek SD Kebun Sikolos (SDN 02, SDN 04 dan SDN 08), Kecamatan Padang Panjang Barat, cukup banyak figur ayah yang mengantarkan anaknya ke sekolah, meskipun disertai gerimis ayah dan anak tampak bersemangat memulai mengikuti MPLS di sekolah tersebut.


Pewarta : Isril Naidi
Editor : Jefri Doni
Copyright © ANTARA 2026