Padang Aro (ANTARA) - Wakil Bupati Solok Selatan Yulian Efi menghadiri Rapat koordinasi teknis perumahan perdesaan dan pemerintah daerah yang akan memegang peranan penting dalam pelaksanaan program tiga juta rumah yang digawangi oleh pemerintah pusat.
Wakil Bupati Solok Selatan Yulian Efi, di Padang Aro, Rabu, mengatakan, saat Rakor Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Fahri Hamzah menyebutkan pemerintah daerah menjadi perpanjangan tangan pemerintah pusat di sektor perumahan terutama dalam mewujudkan program tiga juta rumah.
"Wali Kota dan Bupati juga harus menjadi perpanjangan tangan dengan berkoordinasi lewat Dirjen Perumahan Perkotaan dan Dirjen Perumahan Perdesaan Kementerian PKP," katanya.
Sesuai dengan amanat Presiden, program tiga juta rumah per tahun ini terdiri dari satu juta rumah di kota, satu juta rumah di desa, dan satu juta rumah di kawasan, utamanya kawasan pesisir.
Pada tahap awal, Wamen mengingatkan para pimpinan daerah untuk menyelaraskan data terkait kebutuhan pembangunan perumahan dan penataan kawasan di daerahnya masing-masing.
Hal ini sesuai dengan instruksi Presiden yang menekankan agar dapat bekerja dengan satu data yang sama dengan berpedoman pada Badan Pusat Statistik (BPS).
Wamen berpesan agar koordinasi antar Pemerintah Pusat dan Pemda dapat terbangun lewat sistem yang baik.
"Mustahil pergerakan birokrasi kalau tidak ada aturan sistem satu-satunya jaminan program ini menjadi masif adalah bekerja melalui sistem," ujarnya.
Wabup menghadiri rapat tekhnis didampingi pelaksana tugas Kepala Dinas Perki-LH dan Perhubungan Zulhendra Wilson di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Selasa.
Rakor Teknis kali ini diikuti oleh 2654 peserta yang hadir secara hibrid offline maupun online, di mana sebanyak 354 hadir langsung dan 2.270 peserta hadir secara online.