Paris, (Antara/AFP) - Zlatan Ibrahimovic dan Edinson Cavani masing-masing mencetak dua gol untuk menginspirasi Paris Saint Germain menang 4-0 atas Bastia, dan membawa tim ibukota itu unggul tiga angka di puncak klasemen Liga Prancis pada Sabtu. Ibrahimovic membuka pesta gol timnya saat pertandingan baru bergulir sepuluh menit dan menambahi gol kedua tiga menit berselang, yang membuat permainan berlangsung terbuka dan menjadikan PSG begitu superior atas tamu Korsikanya. Cavani kemudian menambahi gol ketiga yang brilian dan penalti jelang akhir pertandingan untuk membuat pasukan Laurent Blanc yang belum terkalahkan meraih kemenangan ketujuh dari sepuluh pertandingan. "Kami memulainya dengan begitu baik dan memainkan pertandingan bagus karena pelatih mengistirahatkan beberapa pemain, maka untuk menang 4-0 menjelang lawatan ke Anderlecht (di ajang Liga Champions pada Rabu) tidak begitu buruk," kata gelandang PSG asal Prancis Adrien Rabiot. "Kami memiliki beberapa pemain yang diskors dan yang lain dimainkan sebagai pemain pengganti, namun kami semua memberikan segalanya untuk tim dan ini adalah hasil yang hebat." Kapten Swedia Ibrahimovic mencetak gol pembuka melalui gerakan yang menjadi ciri khasnya ketika ia menyepak bola dengan menggunakan tumit dari udara, untuk membuat mantan kiper PSG Michael Landreau tidak mampu mengamankan gawangnya. Mantan penyerang Barcelona dan AC Milan itu, yang menjalani musim debutnya di tim ibukota Prancis dengan menyarangkan 30 gol di liga, kemudian menajamkan rekor golnya di musim ini menjadi lima gol dari sepuluh pertandingan melalui penyelesaian dari jarak dekat yang terlihat mengenai bahunya menyusul umpan silang akurat dari pemain Brazil Lucas. Blanc bahkan mengistirahatkan pemain bintangnya itu pada awal babak kedua dengan satu mata menatap ke perjalanan di Liga Champions ke Anderlecht, ketika perempat finalis musim lalu itu mengincar kemenangan ketiga dari tiga pertandingan di grup yang juga dihuni oleh Benfica dan Olympiakos. Bastia datang ke pertandingan ini dengan catatan tidak pernah menang dari 25 lawatan Liga Prancis ke Parc des Princes, dan start buruk mereka dipastikan setelah rentetan laju tanpa kemenangan mereka berlanjut. Cavani meneruskan pesta mereka melalui aksi individualnya pada menit ke-63. Pemain Uruguay berusia 26 tahun itu mendapat bola di sayap kiri, bergerak memotong ke dalam kotak penalti dan mengecoh dua pemain bertahan serta mengelabuiu Landreau sebelum memasukkan bola ke gawnag yang kosong dari sudut sempit. Penalti Monaco pada menit ke-89, yang disarangkannya ke sudut atas kanan gawang, membuat skor pertandingan menjadi berat sebelah. Monaco memasuki akhir pekan ini sebagai pemuncak klaemen dengan keunggulan selisih gol atas PSG, dan sekarang mereka harus berusaha menghindari hasil seri untuk dapat mengejar ketertinggaln angka saat melawat ke tim peringkat kedua dari bawah Sochaux pada Minggu. Empat pertandingan lainnya dimainkan pada Sabtu malam, termasuk lawatan tim peringkat ketiga Lille yang mengunjungi Montpellier, Nantes berhadapan dengan tuan rumah Ajaccio, Evia menjamu Guingamp, dan tim Brittany lainnya Rennes berhadapan dengan Valenciennes. Pada Jumat, kiper Kolombia David Ospina segera membuang "jet lag" untuk menjadi bintang saat Nice menang 1-0 atas rivalnya di Cote d'Azur Marseille. Marseille sekarang menghuni peringkat keempat dan tertinggal tujuh angka saat mereka melakukan persiapan untuk pertandingan Liga Champions melawan raksasa Italia Napoli pada Selasa. Pemain Amerika Selatan lainnya, penyerang Argentina Dario Cvitanich, mencetak satu-satunya gol pada menit ke-40 untuk Nice. Tepuk tangan selama satu menit dilakukan sebelum pertandingan dimulai untuk mengenang mantan pelatih Senegal dan pemain Nice Bruno Metsu, yang meninggal dunia karena kanker pada awal pekan inii. Pada satu-satunya pertandingan lain yang digelar pada Jumat, Toulouse menaklukkan Reims 2-1 berkat penalti pemain internasional Denmark Martin Braithwaite pada menit ke-87, gol ketiganya musim ini. (*/jno)