Pemkot Bukittinggi tingkatkan literasi warga dengan Gedung Pustaka dan E-Library
Selasa, 22 Oktober 2024 9:15 WIB
Pertemuan Pemkot Bukittinggi dengan Deputi Perpustakaan Nasional (Perpusnas) untuk rencana pembangunan gedung perpustakaan dan titik E-Library. (Antara/Al Fatah)
Bukittinggi (ANTARA) - Pemerintah Kota Bukittinggi Sumatera Barat bekerjasama dengan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) berupaya meningkatkan literasi warga dengan perencanaan gedung pustaka baru dan fasilitas E-Libraray atau perpustakaan digital.
Pjs. Wako Bukittinggi, Hani Syopiar Rustam, Senin (21/10) mengungkapkan pembangunan gedung perpustakaan Bukittinggi akan didukung dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp10 miliar lebih.
Selain itu, pemerintah pusat melalui Perpusnas juga akan bantu Rp1 miliar untuk mendukung perlengkapan gedung itu nantinya.
"Dana DAK nanti, akan digunakan untuk pembangunan fisik perpustakaan Bukittinggi, sebesar Rp10 miliar lebih ditambah Rp1 miliar, untuk penambahan buku dan perangkat pendukung lainnya," katanya.
Pjs. Wako juga meminta dukungan dari Perpusnas untuk percepatan hadirnya e-Library di Kota Bukittinggi. Pemkot menargetkan program ini di-launching pertengahan November mendatang dan menginstruksikan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan berkolaborasi dengan Dinas Kominfo.
“Alhamdulillah kita akan disupport Perpusnas untuk penambahan buku digital atau e-book yang dapat diakses dan dibaca masyarakat secara elektronik. Tidak itu saja, Perpusnas akan turunkan tim percepatan untuk perpustakaan digital ini," jelas Hani Rustam.
Lebih dari itu, pihak Perpusnas memasukkan Kota Bukittinggi menjadi daerah prioritas untuk dibuatkan sejumlah titik baca di pusat keramaian di Bukittinggi.
"Ini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat untuk menambah wawasan dengan membaca, tanpa harus membawa buku. Cukup scan barcode yang ada di titik baca nantinya,” katanya.
Menurutnya perpustakaan memiliki peran penting dalam meningkatkan literasi masyarakat.
"Apalagi bagi Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, yang dikenal banyak melahirkan para penyair, salah satunya adalah Taufik Ismail, tokoh puisi Indonesia," kata Pjs
Rencana Pemerintah Kota Bukittinggi untuk pembangunan gedung perpustakaan didukung oleh Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Adin Bondar.
Pemko Bukittinggi berharap, dua upaya meningkatkan literasi masyarakat di Kota Bukittinggi ini dapat terealisasi dalam waktu dekat untuk e-Library dan gedung perpustakaan yang representatif terwujud pada tahun mendatang.
Pjs. Wako Bukittinggi, Hani Syopiar Rustam, Senin (21/10) mengungkapkan pembangunan gedung perpustakaan Bukittinggi akan didukung dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp10 miliar lebih.
Selain itu, pemerintah pusat melalui Perpusnas juga akan bantu Rp1 miliar untuk mendukung perlengkapan gedung itu nantinya.
"Dana DAK nanti, akan digunakan untuk pembangunan fisik perpustakaan Bukittinggi, sebesar Rp10 miliar lebih ditambah Rp1 miliar, untuk penambahan buku dan perangkat pendukung lainnya," katanya.
Pjs. Wako juga meminta dukungan dari Perpusnas untuk percepatan hadirnya e-Library di Kota Bukittinggi. Pemkot menargetkan program ini di-launching pertengahan November mendatang dan menginstruksikan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan berkolaborasi dengan Dinas Kominfo.
“Alhamdulillah kita akan disupport Perpusnas untuk penambahan buku digital atau e-book yang dapat diakses dan dibaca masyarakat secara elektronik. Tidak itu saja, Perpusnas akan turunkan tim percepatan untuk perpustakaan digital ini," jelas Hani Rustam.
Lebih dari itu, pihak Perpusnas memasukkan Kota Bukittinggi menjadi daerah prioritas untuk dibuatkan sejumlah titik baca di pusat keramaian di Bukittinggi.
"Ini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat untuk menambah wawasan dengan membaca, tanpa harus membawa buku. Cukup scan barcode yang ada di titik baca nantinya,” katanya.
Menurutnya perpustakaan memiliki peran penting dalam meningkatkan literasi masyarakat.
"Apalagi bagi Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, yang dikenal banyak melahirkan para penyair, salah satunya adalah Taufik Ismail, tokoh puisi Indonesia," kata Pjs
Rencana Pemerintah Kota Bukittinggi untuk pembangunan gedung perpustakaan didukung oleh Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Adin Bondar.
Pemko Bukittinggi berharap, dua upaya meningkatkan literasi masyarakat di Kota Bukittinggi ini dapat terealisasi dalam waktu dekat untuk e-Library dan gedung perpustakaan yang representatif terwujud pada tahun mendatang.
Pewarta : Alfatah
Editor : Siri Antoni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tiga warung di sisi Stasiun Lambuang kawasan Tugu Polwan Bukittinggi habis terbakar
14 February 2026 20:53 WIB
Bulog Bukittinggi serap Cadangan Beras Pemerintah di Pasaman dan Pasaman Barat
12 February 2026 19:21 WIB
Kementerian Kebudayaan RI dukung rangkaian kegiatan 100 Tahun Jam Gadang Bukittinggi
11 February 2026 15:16 WIB
Truk pengangkut BBM pascaterbannya Jalan Lembah Anai ke jalur Sitinjau Lauik
07 February 2026 22:21 WIB
BPJS Kesehatan Bukittinggi gelar pemberian informasi langsung ke masyarakat perkuat pemahaman Program JKN
05 February 2026 11:45 WIB