Pertamina jamin stok LPG bersubsidi di Padang selama libur Idul Adha
Rabu, 12 Juni 2024 18:43 WIB
Petugas memeriksa pasokan elpiji bersubsidi sebelum disalurkan ke konsumen di Padang. ANTARA/HO-Humas Pertamina Patra Niaga
Padang (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menjamin pasokan elpiji di Kota Padang, Sumatera Barat, tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama libur Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah.
"Kami menjamin distribusi dan stok elpiji dalam kondisi aman di Sumbar," kata Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Susanto August Satria di Padang, Rabu.
Selain itu, kata Satria, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat Idul Adha Pertamina Patra Niaga juga telah menyiapkan penguatan stok LPG tiga kilogram (kg) sebanyak 161.560 tabung atau 485 Metrik Ton (MT) untuk wilayah Sumbar.
Penguatan stok elpiji dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat selama libur Idul Adha yang juga bertepatan dengan akhir pekan (libur panjang).
Pada kesempatan itu, Satria juga mengimbau masyarakat untuk membeli elpiji tiga kg di pangkalan resmi Pertamina agar konsumen mendapat harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah setempat. Selain itu, masyarakat juga diimbau bijak menggunakannya.
"Kami mengimbau masyarakat bijak menggunakan elpiji dengan tidak menimbun atau menjual kembali karena termasuk barang bersubsidi," imbau dia.
Untuk diketahui, terdapat beberapa jenis usaha yang dilarang menggunakan elpiji bersubsidi seperti yang tertuang dalam Surat Edaran Direktur Jenderal Migas No. B-2461/MG.05/DJM/2022. Usaha itu di antaranya hotel, restoran, usaha penatu, peternakan, tani tembakau, batik, usaha jasa las dan lain sebagainya.
Selain memastikan ketersediaan elpiji bersubsidi pihaknya juga menjamin ketersediaan elpiji nonsubsidi yaitu bright gas. Barang tersebut dapat dibeli konsumen di pangkalan resmi maupun gerai yang mudah di akses masyarakat.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pertamina jamin stok LPG bersubsidi di Padang selama libur Idul Adha
"Kami menjamin distribusi dan stok elpiji dalam kondisi aman di Sumbar," kata Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Susanto August Satria di Padang, Rabu.
Selain itu, kata Satria, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat Idul Adha Pertamina Patra Niaga juga telah menyiapkan penguatan stok LPG tiga kilogram (kg) sebanyak 161.560 tabung atau 485 Metrik Ton (MT) untuk wilayah Sumbar.
Penguatan stok elpiji dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat selama libur Idul Adha yang juga bertepatan dengan akhir pekan (libur panjang).
Pada kesempatan itu, Satria juga mengimbau masyarakat untuk membeli elpiji tiga kg di pangkalan resmi Pertamina agar konsumen mendapat harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah setempat. Selain itu, masyarakat juga diimbau bijak menggunakannya.
"Kami mengimbau masyarakat bijak menggunakan elpiji dengan tidak menimbun atau menjual kembali karena termasuk barang bersubsidi," imbau dia.
Untuk diketahui, terdapat beberapa jenis usaha yang dilarang menggunakan elpiji bersubsidi seperti yang tertuang dalam Surat Edaran Direktur Jenderal Migas No. B-2461/MG.05/DJM/2022. Usaha itu di antaranya hotel, restoran, usaha penatu, peternakan, tani tembakau, batik, usaha jasa las dan lain sebagainya.
Selain memastikan ketersediaan elpiji bersubsidi pihaknya juga menjamin ketersediaan elpiji nonsubsidi yaitu bright gas. Barang tersebut dapat dibeli konsumen di pangkalan resmi maupun gerai yang mudah di akses masyarakat.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pertamina jamin stok LPG bersubsidi di Padang selama libur Idul Adha
Pewarta : Muhammad Zulfikar
Editor : Siri Antoni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pertamina Sumbagut tambah 66 ribu LPG subsidi untuk atasi lonjakan kebutuhan
05 September 2025 22:01 WIB
Pertamina Patra Niaga Sumbagut meriahkan HUT RI ke-80 dengan promo dan aktivasi spesial sepanjang Agustus
18 August 2025 7:18 WIB
Untuk antisipasi abrasi Pertamina Sumbagut lakukan penanaman 1.000 bibit bakau
10 August 2025 7:18 WIB