Lubukbasung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat melakukan pembina bagi 84 dari 230 unit koperasi yang tidak aktif atau tidak pernah melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT), agar bisa melakukan aktivasi dalam meningkatkan kesejahteraan anggota. 

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Agam Dandi Pribadi di Lubuk Basung, Sabtu, mengatakan pembinaan itu dengan menurunkan tim ke lapangan untuk mencari penyebab tidak aktif. 

"Tim bakal melakukan pembinaan dan pengawasan bagi koperasi yang tidak aktif," katanya didampingi Sekretaris Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Agam Nelvi Fauzana. 

Ia mengatakan koperasi tersebut tidak aktif dengan alasan internal. Namun Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Agam berupaya semaksimal mungkin untuk pembinaan bagi koperasi yang kondisi permasalahan dengan kategori ringan dan sedang. 

Bagi koperasi dengan permasalahan dengan kategori berat, maka meminta Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sumbar untuk pembinaan. 

"Kita bakal melibatkan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sumbar untuk pembinaan. Tahap awal, kiita bakal melakukan verifikasi ulang koperasi tersebut," katanya. 

Ia menargetkan ke 84 koperasi tersebut aktif dan melakukan RAT dalam tiga tahun kedepan. Bagi koperasi yang tidak mau lakukan RAT, maka diusulkan untuk dibubarkan ke Kementerian Koperasi UKM. 

"Selamat ini kita belum ada mengusulkan koperasi untuk dibubarkan," katanya. 

Ia mengakui jumlah koperasi di Agam sebanyak 230 unit, telah melaksanakan RAT 76 koperasi dan tidak aktif atau tidak pernah melakukan RAT 84 koperasi. 

Untuk koperasi yang melakukan RAT hanya 160 unit tersebar di 16 kecamatan dan 70 koperasi yang belum melakukan RAT pada tahun ini. 

"Saat ini sudah ada beberapa koperasi yang telah melakukan RAT," katanya.