Padang Aro (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatra Barat menggelar bazar murah guna menjaga stabilitas harga berbagai kebutuhan pokok menjelang hari raya Idul Fitri 1445 Hijriah.

"Pemerintah Daerah berperan dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok terutama menjelang lebaran dan salah satunya melalui pasar murah," kata Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi dan UMKM Solok Selatan Akmal Hamdi, di Padang Aro, Kamis.

Selain menjaga stabilitas harga katanya, kegiatan pasar murah ini juga untuk mengendalikan inflasi menjelang hari raya Idul Fitri.

Pelaksanaan pasar murah ini bukan hanya oleh Disperindagkop dan UMKM tetapi juga bersama dengan Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan dengan komoditi yang dijual berbeda.

Kalau Disperindagkop lebih ke kebutuhan masyarakat menghadapi lebaran sedangkan Dinas Pertanian fokus ke kebutuhan pokok pangan.

Dia menyebutkan, dari Disperindagkop disediakan 4.736 paket untuk tujuh kecamatan dan setiap paket berisi minyak goreng kemasan dua, gula pasir, tepung terigu masing-masing dua kilogram serta satu kaleng susu dan dua botol sirup.

Setiap paket katanya, berdasarkan harga pasar termasuk pajak bernilai Rp189 ribu tetapi masyarakat hanya menebus Rp100 ribu per paket.

Dia berharap, bisa meringankan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan menghadapi lebaran.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan Joko Nugroho mengatakan, bazar ini untuk pengendalian inflasi dan pemenuhan kebutuhan masyarakat pada hari besar keagamaan.

Dia menyebutkan, dari Dinas Pertanian menyediakan 1.000 paket yang berisikan telur ayam ras satu rai, beras tiga kilogram, minyak goreng satu kilogram, gula pasir setengah kilogram, bawang merah setengah kilo, kacang tanah setengah kilo.

"Nilai satu paket Rp200 ribu dan dijual Rp100 ribu kepada masyarakat penerima atau subsidi 50 persen," katanya.

Sedang sistem penebusan paket bazar katanya, masyarakat datang dengan membawa kupon yang telah dibagikan oleh pihak negara.

Yang berhak membeli paket bazar ini adalah masyarakat ekonomi menengah kebawah dimana yang menentukan siapa yang berhak adalah pihak nagari.

"Siapa saja yang berhak kami serahkan ke pihak Nagari menentukannya termasuk mereka juga yang membagikan kupon," katanya.

Pewarta : Erik Ifansya
Editor : Siri Antoni
Copyright © ANTARA 2024