Jakarta (ANTARA) - PT PLN (Persero) mengklaim sukses mengamankan pasokan listrik selama pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di seluruh Indonesia pada 14 Februari lalu.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan PLN mendirikan 1.853 posko siaga pemilu di seluruh Indonesia serta didukung 80 ribu personel yang siaga selama 24 jam untuk mengamankan pasokan listrik.

Posko siaga hadir mendukung kebutuhan teknis dan operasional ditambah petugas PLN siap merespons dengan cepat setiap kebutuhan darurat yang mungkin timbul selama proses pemilu berlangsung.

"Dalam pesta demokrasi kali ini, PLN tampil all out dan berhasil menyukseskan pemilu saat hari pencoblosan hingga proses rekapitulasi suara. PLN selalu melakukan monitoring sistem kelistrikan agar Pemilu 2024 dapat berjalan dengan lancar," kata Darmawan melalui keterangannya di Jakarta, Senin.

Di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah misalnya, PLN menyiagakan petugas di 428 lokasi seperti Kantor KPU, Kantor Bawaslu, panitia pemilihan kecamatan (PPK), perkantoran serta dinas terkait.

Begitu juga di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (Sulselrabar), PLN menyiagakan 2.755 petugas yang tersebar dalam 136 posko siaga. PLN juga menyiapkan kendaraan listrik sebagai kendaraan operasional berbagai upaya kontrol, pengawasan, dan pengecekan instalasi kelistrikan di berbagai lokasi vital pemilu.

"Setiap jamnya, kami pantau pergerakan pasokan listrik untuk memastikan keamanannya, semua unit gardu bergerak (UGB), uninterruptible power supply (UPS) juga dipastikan kehandalannya dalam mengawal pemilu," tutur Darmawan.

Kemudian di wilayah Riau dan Kepulauan Riau, PLN juga telah melakukan pengamanan sistem kelistrikan melalui penyiagaan sebanyak 1.245 personel di 21 posko siaga. Selain dari segi personel, PLN juga menyiagakan peralatan berupa 123 unit mobil, 105 unit sepeda motor, delapan unit crane, 16 UGB, 16 genset mobile, dan dua unit UPS.

"PLN memetakan setidaknya puluhan lokasi vital, yakni Kantor KPU Provinsi, KPUD di tingkat kabupaten, Bawaslu provinsi, kantor-kantor pemda, Kantor TNI dan Polri, PPK kecamatan hingga TPS harus dipastikan pasokan listriknya. Maka dari itu, dengan kesiapan dan komitmen PLN, Alhamdulillah Pemilu 2024 kali ini berjalan dengar lancar dan aman di semua tingkatan," ujar Darmawan.

Sementara, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan Hasbullah menyatakan dukungan listrik PLN mulai posko siaga PLN hingga personel berhasil menjaga kelancaran pelaksanaan pemilu. PLN juga menjaga pasokan listrik di beberapa tempat strategis mulai dari Kantor KPU Provinsi Sulawesi Selatan hingga tempat pemungutan suara (TPS).

"Kesiapan dan komitmen PLN mengawal Pemilu 2024 membantu kami dalam penyelenggaraan pemilu di semua tingkatan," kata Hasbullah.




Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: PLN klaim sukses amankan pasokan listrik saat Pemilu 2024

Pewarta : Benardy Ferdiansyah
Editor : Siri Antoni
Copyright © ANTARA 2024